Karena perasaan tidak enak, ungkap Eka, baru keesokan harinya mencari keberadaan tempat kos ibu bersama adiknya yang masih berumur empat tahun yang mengetahui tempat kos ibunya.
“Sekitar pukul 12.00 WIB, kami menemukan rumah kos ibu, saat masuk rumah tersebut, saya terkejut, karena melihat ibu tertelungkup di lantai dengan bersimbah darah. Seketika itu saya keluar rumah sambil berteriak minta tolong kepada warga,” ungkap Eka.
Kasatreskrim AKP Agus Budi Yuwono, menjelaskan, pihaknya menerima laporan dugaan tindakan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal pada pukul 12.40.WIB.
Mendapat laporan adanya penganiayaan, terang Agus, pihaknya bersama tim Inafis langsung menuju ke TKP dan ternyata benar menemukan korban dalam posisi tertelungkup di lantai kamar dengan posisi bersimbah darah.
“Saat ini kami masih mendalami kasus tersebut dan telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk anak korban yang pertama kali melihat ibunya sudah meninggal di kamar kosnya,”terang Agus.
Agus mengungkapkan, dilokasi TKP ditemukan satu senjata tajam didekat kurban, apakah senjata ini diindikasikan digunakan atau tidak, kita tunggu hasil pemeriksaan, dan saat ini, jenazah kurban berada di RSUD pemeriksaan lebih lanjut.(Wawan)
Halaman : 1 2












