Untuk wilayah yang telah melampaui target, kata Woro, tetap terus melaksanakan vaksinasi door to door, karena sangat efektif dalam rangka menyisir masyarakat yang tidak mampu mengakses sentra vaksinasi terutama kelompok lansia dan difabel.
“Kami berpesan kepada masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin, diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan, karena pandemi belum berakhir, terlebih adanya ancaman mutasi jenis baru seperti varian Delta Plus dan Omicron,” ucapnya.
Selain itu, terang Woro, menjelang Nataru 2022, sesuai Inmendagri No. 62 tahun 2021, Pemerintah akan akan menyelenggarakan PPKM. Masyarakat untuk tetap menerapan prokes yang lebih ketat dengan tetap melaksanakan 5 M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan) dan 3T (testing, tracing, treatment).
“Harapan kami setelah semua masyarakat di vaksin, kekebalan komunal / herd immunity dapat segera terbentuk, dan aktivitas ekonomi dapat kembali normal kembali. Tidak lupa, Saya dari Binda Jateng, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan vaksinasi masal ini, “ungkapnya.
Terpisah, Triwulansari selaku koordinasi vaksinasi Kecamatan Puskesmas Bayan mengatakan, vaksinasi hari ini yang akan melaksanakan vaksinasi diperkirakan ada sekitar 1000 lebih. Karena selain vaksinasi kali ini, selain dosis satu juga ada dosis dua.
“Dengan Vaksinasi ini, kami berharap kepada warga, khususnya masyarakat Kecamatan Bayan yang belum melakukan vaksinasi, untuk segera melakukan vaksinasi, sehingga masyarakat bisa sehat semua dan menambah herd immunity. Selain itu, kami tidak lupa juga mengucapkan terimaksih kepada Binda Jateng atas kerjasamanya sehingga vaksinasi bisa terlaksana,” pungkas Triwulansari.( Wawan)
Halaman : 1 2












