Gerakan taktis pendaratan pasukan serta serbuan sampai ke daerah sasaran terlihat jelas dari Menara Tinjau Operasi Amfibi Pusatpur Marinir-5 Baluran, dimana Gubernur AAL beserta pejabat utama AAL menyaksikan latihan anak asuhnya itu.
Usai latihan pendaratan, Gubernur AAL memberikan pengarahan kepada para Taruna AAL Korps Marinir di depan Pos Tinjau. Orang nomor satu dijajaran AAL ini merasa bangga dengan kemampuan para Taruna dalam latihan yang baru saja digelar.
Ia juga menekankan kepada anak asuhnya tersebut agar memahami dan menguasai materi dan skenario latihan yang dijalankan, sehingga profesionalisme Korps Marinir tetap terjaga.
“Semua Korps di TNI AL memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga bisa melaksanakan tujuan secara bersama-sama. Sebagai contoh hari ini kalian tidak akan bisa mendarat apabila tidak dibantu kawan kalian yang berada di KRI, untuk itu kalian harus bisa saling membantu dan menghargai atas tugas masing-masing, sehingga tujuan operasi dapat tercapai,” pesan Gubernur AAL.
Hadir dalam kegiatan peninjauan tersebut diantaranya Dirdik AAL Kolonel Laut (P) Kemas M. Ikwan Madani, S.Sos., M.Si., Danmen AAL Kolonel Laut (P) Arief Budiman, Kaopsjar AAL Kolonel Marinir Muharam Ahmad Fauzy, S.E., M.M., Kadepmar AAL Kolonel Marinir Teddy Yulianda Bakri.
Hadir juga Komandan Lanal Banyuwangi Letko Laut Joko Setiyono, S.E., M.Tr Hanla, Komanan Pusat Latihan Pertempuran Marinir-5 Baluran Letkol Marinir Agus Wahyudi dan Palaklat Jalayudha 2020 Mayor Laut (P) Eko Triyatomo.
Kabagpen AAL,
Letkol Laut (KH) Rohman Arif, S.Sos.
Halaman : 1 2













