Sebagaimana amanat UUD 1945, kata dia, dijelaskan kedudukan parpol sangat strategis untuk mengusung pasangan calon dalam pemilihan presiden, wakil presiden, anggota DPR, dan anggota DPRD.
“Melihat kedudukan tersebut, jelas bahwa parpol merupakan garda pertama dalam menyaring putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi wakil rakyat. Tentunya untuk mendapatkan pemimpin terbaik harus juga dipastikan bahwa integritas pemimpin tersebut dengan baik dan terpenting jauh dari praktik-praktik korupsi,” kata Firli
Adapun data KPK per April 2022 menunjukkan sebanyak 310 anggota DPR dan DPRD, 22 gubernur, dan 148 wali kota/bupati dan wakil masih terlibat kasus korupsi. Atas dasar itu, melalui program PCB terpadu 2022 diharapkan bisa menjadikan pedoman bagi parpol untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi pada saat proses penjaringan anggotanya.
“Nilai integritas parpol harus ditanamkan sejak proses tata cara penentuan, pemilihan serta pengusungan calon. Segala tahap proses tersebut harus dilakukan dengan akuntabel, transparan, dan bebas dari korupsi dalam bentuk apapun,” kata Firli.
Program itu juga sebagai langkah menindaklanjuti data capaian Corruption Perception Index (CPI) Tahun 2021 pada indikator The Economist Intelligence Unit (EIU) yang menempatkan Indonesia pada peringkat 64 dari 167 negara yang masuk pada kategori “flawed democracy” atau demokrasi yang cacat.
Ia pun mengharapkan melalui program tersebut parpol berkomitmen melakukan internalisasi nilai-nilai integritas dan antikorupsi kepada setiap kader dan pengurus partai.
“Dengan tujuan nantinya ialah menolak ‘money politic’, benturan kepentingan, suap, pemerasan, gratifikasi dan tindak pidana korupsi lainnya, kesediaan sebagai ‘role model’ dalam pemberantasan tindak pidana korupsi,” katanya.
Berikutnya, kesediaan untuk meningkatkan pengetahuan antikorupsi, pengembangan politik cerdas berintegritas melalui pembelajaran antikorupsi yang difasilitasi oleh Pusat Edukasi Antikorupsi KPK serta terlibat secara aktif dalam gerakan antikorupsi di lingkungan partai politik.
“PCB penting karena parpol menguasai suara rakyat dan membuat regulasi. Parpol menjadi garda terdepan pemberantasan korupsi,” ucap Firli.
(Syaiful/Endo/Devi/Dendy)
Halaman : 1 2












