“Semua melalui parpol. Parpol juga memegang peranan penting, karena rasanya sampai hari ini tidak ada regulasi yang bisa dibuat, apakah itu inisiatif dari rekan-rekan legislatif ataupun persetujuan legislatif. Artinya, juga sangat dipengaruhi oleh parpol,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menyatakan program tersebut juga bertujuan agar parpol menjaga nilai-nilai integritas.
“Dengan cara, satu, perbaikan seluruh regulasi yang terkait dengan parpol, tentu kami menyampaikan saran dan kajian; yang kedua bagaimana tata kelola parpol yang bersih, yang tidak ada unsur-unsur ataupun praktik-praktik korupsi,” kata dia.
Dia berharap seluruh parpol akan menjadi agen perubahan dalam membangun budaya antikorupsi untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi.
Sementara itu, Plt. Deputi Pendidikan dan Peran serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana mengatakan program itu merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) terutama pada aspek varieties of democracy project yang saat ini nilainya menurun.
Program politik cerdas berintegritas terpadu tahun 2022 akan diikuti oleh pengurus parpol pusat dan daerah. Program itu terdiri atas kegiatan executive briefing bagi ketua dan sekjen parpol, pembekalan antikorupsi bagi pengurus partai di pusat dan daerah, serta pembelajaran mandiri antikorupsi secara elektronik.
Terdapat 21 paket kegiatan yang akan dilakukan sepanjang tahun 2022. Program yang dilakukan sejak tahun 2016 itu bertujuan untuk mewujudkan penguatan antikorupsi bagi partai politik.
(Wenny/Icha/Ratna/Evi)
Halaman : 1 2












