Tugas-tugasnya antara lain membina kemampuan dan kekuatan komponen Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), membina kemampuan peperangan laut, membina kesiapan operasional untuk melaksanakan OMP dan OMSP dalam rangka pengendalian laut serta proyeksi kekuatan ke darat lewat laut dalam rangka penegakan kedaulatan dan hukum di laut sesuai kebijakan Panglima TNI serta membina potensi maritim menjadi kekuatan pertahanan dan keamanan negara di laut yang berkedudukan di bawah dan bertanggung-jawab kepada Kasal.
“Wilayah kerja Koarmada III seluas 2.015.884 KM² dengan tanggung jawab kawasan perairan laut dari Ambon ke Merauke dan mempunyai dua Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), yaitu ALKI II (dari Laut Sulawesi ke Selat Lombok) dan ALKI III (ALKI III A dari Laut Maluku ke Laut Sawu, ALKI III B dari Laut Maluku ke Laut Banda dan ALKI III dari Laut Maluku ke Laut Arafuru),” jelasnya.
Pembekalan ini berlangsung menarik yang ditandai banyaknya pertanyaan yang disampaikan oleh para Taruna. “Saya mengapresiasi kemampuan berpikir, keberanian mengemukakan pendapat, dan kecerdasan Taruna AAL yang dapat dilihat dari pertanyaan-pertanyaan strategis yang disampaikan sudah setingkat Perwira,” ujarnya.
Seusai memberikan pembekalan, Pangkoarmada III beserta Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Maman Firmansyah, Inspektur Koarmada III Laksma TNI Hendri Suprianto, Kapok Sahli Pangkoarmada III Laksma TNI Lilik Suparyana, S.T., M.Tr. (Han)., dan para Asisten Pangkoarmada III menyaksikan display Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL di lapangan upacara Mako Lantamal XIV Sorong.
Kadispen Koarmada III Kolonel Laut Drs. Abdul Kadir, M.A.P.
Halaman : 1 2













