“Menurut keterangan Bapak YN, senjata tersebut dia simpan untuk jaga diri karena dirinya merasa selama sekian tahun di daerahnya kurang aman akibat pertikaian antar suku, ” jelas Anggun.
Sementara itu, YN menyatakan bahwa kesediaannya menyerahkan senjatanya kepada Satgas TNI karena dirinya merasa tidak perlu lagi menyimpan senjata karena semenjak adanya Satgas TNI penjaga perbatasan, kondisi keamanan di wilayahnya semakin kondusif dan aman.
“Saya berikan senjata ini kepada kalian (Pos Kaliasin) yang telah tulus menjaga serta menyayangi kami. Kalian sering bantu pelayanan kesehatan, membagikan sembako, hingga yang paling berkesan adalah kalian bisa menggelar kembali upacara perayaan Kemerdekaan 17 Agustus yang telah 12 tahun tidak dilaksanakan di kampung ini, “ungkap YN kepada Ravio Mourbas.
“Saat sekarang ini situasi keamanan di kampung kami sudah aman, sehingga saya tidak merasa perlu lagi menyimpan senjata ini, semoga warga yang lain yang masih menyimpan senjata juga mau mengikuti langkah kami ini, ” imbuh YN.
Merasa terhormat, Ravio pun menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan warga Kibay khususnya YN kepadanya dan anggota Pos Kaliasin Satgas Yonif MR 413 Kostrad.
“Kami merasa terhormat atas kepercayaan masyarakat kepada kami, semoga hubungan yang terjalin sangat baik ini terus terjaga walau nanti kami telah kembali dari penugasan ini, ” pungkasnya. (Dispenad)
Halaman : 1 2













