Sukamarga, onlineindonesia.id
Menjelang pelaksanaan pemilihan Peratin Pekon Sukamarga untuk periode 2027–2035, berbagai harapan dan gagasan mulai disampaikan oleh Masyarakat maupun para bakal Calon yang siap mengambil bagian dalam proses demokrasi di tingkat Pekon.
Salah satu sosok yang menyatakan kesiapan untuk maju sebagai Bakal Calon Peratin Pekon Sukamarga adalah Tomi Sanjaya, S.Pd. Dengan membawa semangat pengabdian dan pelayanan kepada Masyarakat, Tomi Sanjaya menawarkan sebuah visi untuk membangun Pekon Sukamarga agar semakin Maju, Sejahtera, Jujur dan Berkeadilan.
Tomi Sanjaya, S.Pd. merupakan Putra dari pasangan Ibu Marhanah dan Ayah Suwardi Ishaq. Dengan latar belakang Keluarga tersebut, dirinya ingin membawa Nilai-nilai pengabdian, kebersamaan, tanggung jawab serta kepedulian terhadap Masyarakat dalam setiap langkahnya apabila nantinya diberikan amanah untuk memimpin Pekon Sukamarga.
Bagi Tomi, menjadi Peratin bukan Semata-mata mengenai jabatan atau kedudukan. Lebih dari itu, jabatan tersebut merupakan sebuah amanah Masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, keterbukaan dan kesungguhan.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Pekon harus hadir di tengah Masyarakat, bukan hanya ketika terdapat kegiatan atau persoalan tertentu, tetapi juga dalam kehidupan Masyarakat Sehari-hari. Pelayanan yang mudah, cepat, terbuka dan maksimal menjadi salah satu hal yang ingin diperkuat apabila dirinya mendapatkan kepercayaan Masyarakat.
Usung Visi “Bekerja dan Melayani Masyarakat”
Dalam pencalonannya sebagai Bakal Calon Peratin Pekon Sukamarga periode 2027–2035, Tomi Sanjaya membawa Visi:
“Bekerja dan Melayani Masyarakat Menuju Desa/Pekon Sukamarga yang Maju, Sejahtera, Jujur dan Berkeadilan.”
Visi tersebut menjadi landasan utama yang ingin diwujudkan melalui berbagai program dan kebijakan yang berorientasi kepada kepentingan Masyarakat.
Menurut Tomi, pembangunan Pekon tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik. Kemajuan Pekon Sukamarga juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan Pemerintahan, keamanan dan ketertiban, kehidupan keagamaan, kebudayaan, olahraga serta peningkatan kesejahteraan Masyarakat.
Ia berharap seluruh elemen Masyarakat dapat menjadi bagian dari proses pembangunan tersebut.
Pernyataan Tomi Sanjaya, S.Pd.
Tomi Sanjaya, S.Pd., selaku Bakal Calon Peratin Pekon Sukamarga, menyampaikan bahwa dirinya hadir dengan niat untuk mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik kepada Masyarakat.
“Saya maju sebagai Bakal Calon Peratin Pekon Sukamarga bukan Semata-mata untuk mengejar sebuah jabatan. Bagi saya, yang paling utama adalah bagaimana kita bisa bekerja, mengabdi dan memberikan pelayanan yang Sebaik-baiknya kepada Masyarakat. Kalau Masyarakat memberikan kepercayaan dan amanah kepada saya, maka amanah tersebut harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab.”
Tomi menambahkan, dirinya ingin membangun Pemerintahan Pekon yang dapat memberikan rasa keadilan kepada seluruh lapisan Masyarakat tanpa Membeda-bedakan latar belakang.
“Saya ingin Pemerintahan Pekon Sukamarga ke depan bisa berjalan secara jujur, terbuka, adil dan dapat dipertanggung jawabkan. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang baik dan memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, kritik maupun saran. Pemerintahan pekon harus menjadi rumah bersama bagi seluruh Masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan akan berjalan dengan baik apabila antara Pemerintah Pekon dan Masyarakat memiliki komunikasi serta hubungan yang kuat.
“Saya percaya pembangunan tidak mungkin dilakukan oleh satu Orang saja. Pemerintah Pekon membutuhkan Masyarakat, begitu juga Masyarakat membutuhkan Pemerintah Pekon. Karena itu, saya ingin mengedepankan komunikasi, musyawarah dan mufakat dalam setiap persoalan maupun dalam menentukan arah pembangunan Pekon Sukamarga,” lanjut Tomi.
Enam Misi Menjadi Dasar Pengabdian
Untuk mewujudkan visi tersebut, Tomi Sanjaya menyiapkan Enam misi yang menjadi dasar perjuangannya sebagai Bakal Calon Peratin Pekon Sukamarga.
1. Mewujudkan Pemerintahan Pekon yang Jujur dan Berkeadilan
Misi pertama adalah membangun Pemerintahan Pekon yang menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, transparansi dan tanggung jawab.

Tomi menilai bahwa Pemerintahan yang baik harus mampu memberikan pelayanan secara adil kepada seluruh Masyarakat.
Tidak boleh ada Masyarakat yang merasa dianaktirikan dalam mendapatkan pelayanan Pemerintahan. Semua Warga harus memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan serta menyampaikan aspirasi.
2. Mengutamakan Musyawarah dan Mufakat
Misi kedua adalah mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan Pemerintahan Pekon.
Menurut Tomi, setiap persoalan yang menyangkut kepentingan Masyarakat harus dibicarakan bersama.
“Saya ingin setiap keputusan penting yang menyangkut Masyarakat dapat dibicarakan secara Bersama-sama. Kita duduk bersama, kita dengarkan semua aspirasi, kemudian kita mencari jalan keluar yang terbaik melalui musyawarah dan mufakat,” katanya.
Semangat tersebut diharapkan dapat menciptakan Pemerintahan Pekon yang komunikatif dan tidak berjalan sendiri tanpa melibatkan Masyarakat.
3. Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat
Misi ketiga adalah memberikan pelayanan kepada Masyarakat secara aktif dan maksimal.
Tomi menilai pelayanan publik merupakan salah satu wajah utama Pemerintahan Pekon. Karena itu, pelayanan administrasi maupun kebutuhan Masyarakat lainnya harus dilakukan secara baik, ramah, cepat dan sesuai ketentuan.
Ia ingin Masyarakat tidak merasa kesulitan ketika membutuhkan pelayanan dari Pemerintah Pekon.
“Masyarakat adalah bagian terpenting dalam Pemerintahan. Karena itu, pelayanan harus Benar-benar kita utamakan. Saya ingin Masyarakat datang ke Kantor Pekon mendapatkan pelayanan yang baik, mendapatkan informasi yang jelas dan mendapatkan solusi sesuai dengan kewenangan Pemerintah Pekon,” ujar Tomi.
4. Meningkatkan Kesejahteraan dan Keamanan Masyarakat
Misi keempat yang dibawa Tomi adalah meningkatkan kesejahteraan sekaligus keamanan Masyarakat Pekon Sukamarga.
Menurutnya, pembangunan harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan Masyarakat secara luas.
Selain aspek kesejahteraan, keamanan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan Masyarakat yang nyaman.
Ia mendorong pentingnya kebersamaan antara Pemerintah Pekon, Masyarakat dan seluruh unsur yang berkepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Kita ingin Masyarakat hidup dengan aman, nyaman dan tenteram. Karena kalau lingkungan aman dan Masyarakat saling peduli, maka kegiatan Ekonomi, Pendidikan, Keagamaan maupun kegiatan sosial juga akan berkembang dengan lebih baik,” tuturnya.
5. Meningkatkan Sarana dan Prasarana Pekon
Misi kelima adalah meningkatkan Sarana dan Prasarana Pekon Sukamarga agar semakin memadai dan sesuai dengan kebutuhan Masyarakat.
Tomi berpandangan bahwa pembangunan infrastruktur harus berdasarkan kebutuhan serta skala prioritas Masyarakat.
Artinya, pembangunan tidak sekadar mengejar banyaknya kegiatan, tetapi harus Benar-benar memberikan manfaat nyata.
“Pembangunan Sarana dan Prasarana harus melihat kebutuhan Masyarakat. Kita harus mendengarkan apa yang menjadi prioritas Warga, kemudian menyusun perencanaan secara baik agar pembangunan yang dilaksanakan Benar-benar bermanfaat dan bisa dirasakan Masyarakat,” jelasnya.
6. Meningkatkan Sumber Daya Manusia di Bidang Keagamaan, Kebudayaan dan Olahraga
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe










