Disinggung soal penegakan Perbup nomor 12 tahun 2022 Zam-zam mengatakan pihaknya akan melakukan konsultasi kembali baik dengan satpol PP, Dishub, Polri dan TNI untuk lebih memperkuat dan menegakan perbup yang telah di keluarkan bupati Tangerang
“Untuk wilayah Teluknaga kami mempunyai satu titik konsentrasi penegakan perbup di portal Bojong renged dan sepenjang pelaksanaan penegakan perbup ini kami sudah optimalkan secara langsung di titik-titik yang sudah ditentukan,” katanya.
Lebih lanjut Zam- zam mengatakan kejadian truk tanah yang menewaskan seorang bocah itu memang titik lintasan bukan pada jalur Bojong renged saja tetapi ada beberapa akses jalur yang masuk atau keluar lokasi pengembangan.
“yang menjadi tanggung jawab kami sesuai dengan ketentuan dan peraturan memang di Bojong renged yang kemarin kejadian itu mungkin bisa saja lewat dari jalur akses yang lain yang memang bukan dari ranah penanganan dan pengawasan wilayah kecamatan,” imbuhnya
Zam-zam meminta kepada pengelola transportasi truk tanah agar lebih menggunakan kesadarannya untuk mentaati perbup yang sudah diterbitkan dan disosialisasikan kepada para pengelolan jasa transportasi.
“Harapan kami juga kepada pengelola transportasi tersebut lebih menggunakan kesadarannya untuk lebih mentaati yang sudah pernah diterbitkan melalui perbup yang sudah disosialisasikan kepada para pengelolan transportasi tersebut” pungkasnya.
(Aris)
Halaman : 1 2












