“Pemerintah sebagai wakil rakyat jangan hanya janji-janji manis, tanpa solusi yang konkrit. Jangan membohongi publik dengan rencana lama yang belum ada hingga saat ini.” Kata Korlap yang juga Kabid Wanita SEMMI.
Lebih lanjut, Indri menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya Evaluasi kinerja pejabat DLHK, Copot Kepala Dinas LHK dan meminta DPRD Kota Tangerang untuk memanggil walikota atau DLHK terkait kinerja dan penggunaan anggaran.
“Perlu adanya evaluasi oleh walikota, juga DPRD harus memanggil DLHK agar menjelaskan penggunaan anggaran dan overload nya sampah” Pungkasnya.
Terakhir, sampai dengan aksi tersebut selesai, walikota dan DPRD Kota Tangerang tidak memberikan respon atas tuntutan mahasiswa.
(Aris)
Halaman : 1 2












