Masih di tempat yang sama, Ketum SEMMI Cabang Tangerang Yanto mengatakan bahwa, aksi demonstasi yang dilakukan sempat dibuat ricuh oleh pengawas tengah LH bidang kebersihan.
“Saya ingatkan, kalian adalah ASN jadi hati-hati dalam bertindak, jangan bodoh.” Ungkapnya.
Lebih lanjut, Yanto mengatakan bahwa saat ditemui oleh Kabid Kebersihan, Penegakkan Hukum dan Sekretaris Dinas. Sikap Sensitifitas Pejabat dipertontonkan di khalayak publik. Menanyakan status tempat tinggal dengan nada tinggi serta menunjuk-nunjuk mahasiswa.
“Saya melihat kebodohan yang jelas pada tubuh pejabat DLHK Kota Tangerang, Pertama dia tidak mau menandatangani Surat Pernyataan tuntutan kami, lalu menanyakan secara personal tempat tinggal dengan nada tinggi. Padahal kami tegaskan ini adalah SEMMI cabang Tangerang. Bukan personal individu “. Kata Ketua Umum PC SEMMI Tangerang.
Terakhir, Pengurus SEMMI cabang Tangerang memutuskan untuk Walk Out dari tempat dialog, karena pejabat berbicara dengan emosi bukan argumentasi. Dan menyatakan sikap bahwa akan kembali bersama masyarakat, Mahasiswa, Pecinta Alam, Pelajar dan sebagainya untuk menggelar aksi yang lebih besar dalam menjawab tantangan Kepala Bidang Kebersihan itu.”tegasnya
(Aris)
Halaman : 1 2












