KASAL juga menambahkan,” Keberhasilan materi ini tidak semata-mata dilihat dari hasil produk latihan namun juga ditentukan oleh pemahaman terhadap proses perencanaan operasi militer itu sendiri, didalam proses perencanaan inilah diperlukan kesamaan perepsi, pola pikir dan pola tindak dalam perencanaan operasi. Laksanakan perbaikkan secara berkesinambungan terhadap proses latihan yang telah dilaksanakan sehingga bisa memberikan kontribusi positif demi tercapainya TNI AL yang profesional, modern dan tangguh, “ Pungkas KASAL. .
Sementara itu Pangkoarmada II menambahkan agar seluruh peserta latihan menjadikan latihan sebagai bahan evaluasi sekaligus sumber informasi dalam menciptakan ide baru yang mengarah kepada perbaikan dan kemajuan proses pengambilan keputusan yang lebih efektif dan efisien serta senantiasa responsif terhadap perubahan lingkungan strategis.
(Hdx/Pen2).
Halaman : 1 2












