“Terima kasih kepada seluruh Panitia yang sudah bekerja keras. Tidak mudah mempersiapkan kegiatan seperti ini. Ada tenaga, waktu, pikiran dan biaya yang dikeluarkan. Mudah-mudahan semua pengorbanan tersebut dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT. Terima kasih juga kepada seluruh Jamaah, para tokoh, para Guru, para Sesepuh, Masyarakat dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dapat dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi Masyarakat,” pungkasnya.
Ketua DPD Kabupaten Tangerang LSM GIAS H. Nata: Kebersamaan dan Kepedulian Harus Terus Dijaga

Di tempat yang sama, Ketua DPD Kabupaten Tangerang LSM GIAS, H. Nata, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan Keagamaan tersebut.
Menurut H. Nata, kegiatan seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki nilai penting dalam membangun kehidupan sosial Masyarakat karena selain memperkuat nilai Keagamaan, juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar Warga.
“Kegiatan Keagamaan seperti ini sangat penting untuk terus kita dukung bersama. Karena di tengah kehidupan Masyarakat yang semakin dinamis, kita membutuhkan ruang untuk berkumpul, bersilaturahmi dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya berbicara tentang sebuah acara, tetapi bagaimana Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW bisa kita bawa dan kita terapkan dalam kehidupan Sehari-hari,” ujar H. Nata.
Ia mengatakan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian Masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga keharmonisan lingkungan.
“Kita melihat sendiri bagaimana kegiatan ini dapat terlaksana karena adanya kebersamaan. Ada Panitia yang bekerja, ada Masyarakat yang membantu, ada para Tokoh dan Ulama yang hadir memberikan nasihat, serta ada Jamaah yang meluangkan waktu untuk datang. Semua itu menunjukkan bahwa ketika Masyarakat bersatu dalam kegiatan yang positif, banyak hal baik yang dapat diwujudkan,” katanya.
H. Nata juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama kepada Masyarakat yang membutuhkan.
“Kepedulian jangan hanya muncul ketika ada acara. Kepedulian harus menjadi bagian dari kehidupan kita Sehari-hari. Kalau ada Saudara kita yang membutuhkan bantuan, selama kita mampu, mari kita bantu. Kalau ada yang kesulitan, mari kita ringankan. Kalau ada yang membutuhkan nasihat, mari kita berikan nasihat dengan cara yang baik. Karena membangun Masyarakat bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembangunan kepedulian, persaudaraan dan akhlak,” ungkapnya.
Sebagai Ketua DPD Kabupaten Tangerang LSM GIAS, H. Nata juga menyampaikan bahwa Organisasi Kemasyarakatan memiliki ruang untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial Kemasyarakatan, termasuk mendukung kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi Warga.
“LSM sebagai bagian dari Masyarakat memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut menjaga kepedulian dan kebersamaan. Tentunya kita berharap Organisasi Kemasyarakatan dapat terus hadir di tengah Masyarakat dengan Kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat, menjaga komunikasi dengan berbagai unsur Masyarakat dan ikut mendorong terciptanya lingkungan yang aman, tertib, rukun serta saling menghargai,” jelasnya.
Ia berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dapat menjadi pengingat bagi semua pihak untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian.
“Semoga melalui kegiatan ini kita semua mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Mari kita jadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan kita. Mudah-mudahan Masyarakat semakin kompak, semakin peduli dan semakin kuat dalam menjaga persaudaraan. Jangan sampai perbedaan membuat kita terpecah, karena yang kita butuhkan adalah kebersamaan dalam kebaikan,” pungkas H. Nata.
Doa Untuk Aparatur dan Para Guru
Dalam kesempatan tersebut, para Jamaah juga menyampaikan doa kepada para tokoh Masyarakat dan Aparatur Pemerintahan setempat, termasuk Kepala Desa Pangkalan Ahmad Muhrim, para Ketua RT, Ketua RW, serta seluruh unsur Masyarakat yang selama ini turut menjaga kehidupan sosial di lingkungan Desa Pangkalan.
Doa juga dipanjatkan untuk para Guru dan Ulama, khususnya Pimpinan Umum Majlis Ta’lim Bani Qosim, Ustadz Rodi Faisal, agar senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang yang penuh keberkahan, serta kekuatan untuk terus membimbing dan memberikan ilmu kepada Masyarakat.

“Semoga para Aparat setempat selalu istiqomah dan amanah dalam menjalankan tugas. Semoga diberikan kesehatan, umur panjang dan keberkahan oleh Allah SWT. Begitu juga para Guru dan Ulama kita, semoga selalu berada dalam naungan ridha dan Maghfirah Allah SWT,” demikian doa yang disampaikan dalam rangkaian acara.
Maulid Nabi Jadi Pengingat Untuk Bersyukur
Rangkaian kegiatan akhirnya menjadi momentum bersama untuk mengingat bahwa setiap kesempatan berkumpul dalam Majelis ilmu merupakan nikmat yang patut disyukuri.
Pesan tentang Alhamdulillah yang disampaikan dalam Tausiyah menjadi pengingat bahwa rasa syukur tidak hanya dilakukan ketika memperoleh rezeki besar, tetapi juga dalam setiap keadaan dan setiap nikmat yang sering kali dianggap sederhana.
Kesehatan, kesempatan berkumpul bersama Keluarga, rezeki, lingkungan yang aman, kesempatan menghadiri Majelis ilmu hingga kesempatan untuk beribadah merupakan nikmat yang patut disyukuri.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Majlis Ta’lim Bani Qosim dan Majlis Dzikir Para Pencari Tuhan pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan satu malam, tetapi mampu memberikan dampak positif yang terus dirasakan Jamaah dan Masyarakat.
Semangat mencintai Rasulullah SAW diharapkan diwujudkan melalui peningkatan ibadah, menjaga silaturahmi, memperbaiki akhlak, memperbanyak rasa syukur, membantu sesama dan menjaga kerukunan di tengah Masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, kegiatan keagamaan diharapkan dapat terus menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara Ulama, tokoh Masyarakat, Pemuda, Organisasi Kemasyarakatan, Aparatur Pemerintahan dan seluruh lapisan Masyarakat.
( MUHAMMAD ANDIKA PUTRA )
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe










