<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ini Baru Awal Doang &#8211; Online Indonesia</title>
	<atom:link href="https://onlineindonesia.id/tag/ini-baru-awal-doang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://onlineindonesia.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jan 2025 09:28:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://onlineindonesia.id/wp-content/uploads/2023/10/200-85x85.png</url>
	<title>ini Baru Awal Doang &#8211; Online Indonesia</title>
	<link>https://onlineindonesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sidang Gugagatan PIK2, Pengacara APDESI Yandri : Sudah 3 Kali Sidang Hakim Menegur Para Penggugat Karena Belum Lengkap Administrasi, Padahal Belum Masuk Dalam Materi Gugatan ini Baru Awal Doang Udah Banyak Kekurangan</title>
		<link>https://onlineindonesia.id/regional/sidang-gugagatan-pik2-pengacara-apdesi-yandri-sudah-3-kali-sidang-hakim-menegur-para-penggugat-karena-belum-lengkap-administrasi-padahal-belum-masuk-dalam-materi-gugatan-ini-baru-awal-doang-udah-b/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[onlineindonesia.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2025 09:13:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Belum Lengkap Administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dalam Materi Gugatan]]></category>
		<category><![CDATA[ini Baru Awal Doang]]></category>
		<category><![CDATA[Menegur Para Penggugat]]></category>
		<category><![CDATA[Padahal Belum Masuk]]></category>
		<category><![CDATA[Pengacara APDESI Yandri]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Gugagatan PIK2]]></category>
		<category><![CDATA[Sudah 3 Kali Sidang Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Udah Banyak Kekurangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onlineindonesia.id/?p=6558</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Onlineindonesia.id &#8211; Sidang lanjutan persoalan PIK 2 di tunda lagi, Kuasa Hukum PIK 2 atau Sugianto Kusuma (Aguan), Muanas Alaidid menyebutkan pihak Said...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Onlineindonesia.id &#8211; Sidang lanjutan persoalan PIK 2 di tunda lagi, Kuasa Hukum PIK 2 atau Sugianto Kusuma (Aguan), Muanas Alaidid menyebutkan pihak Said Didu dan kawan-kawannya (Penggugat) bukannya mencari keadilan tetapi malah melakukan propaganda fitnah maupun kegaduhan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal itu disampaikannya setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakpus menunda Sidang lanjutan (ketiga) persoalan PIK 2 yang diselenggarakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 20/1/2025.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Ini kan, sebetulnya, bagian dari propaganda-fitnah dan niat-nya bukan mencari keadilan tapi memang untuk membuat gaduh,&#8221; ujar Kuasa Hukum Muanas Alaidid setelah Sidang ketiga di tunda kepada awak media di komplek Pengadilan Negari Jakpus tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Muanas menyebutkan, pihak Penggugat dalam hal ini, Eddy Mulyadi dan kawan-kawannya sudah melakukan kesalahan administrasi sebanyak tiga kali. Hal ini mengakibatkan Sidang PIK 2 selalu di tunda-tunda oleh Majelis Hakim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Banyak kesalahan dalam menyampaikan identitas, seperti alamat dan domisili daripada semua pihak. Kemudian Majelis masih memberikan kesempatan untuk lengkapi administrasi, karena ada beberapa (administrasi-red) yang kurang lengkap,&#8221; ucapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, pihak Penggugat meminta PSN di hentikan dan proyek PIK 2 dihentikan.</p>
<p>&#8220;Karena ini sebetulnya tidak beralasan dari substansi gugatan. Pertama, dia minta PSN untuk dihentikan; kedua, dia minta proyek PIK 2 dihentikan,&#8221; katanya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sambungnya, harusnya gugatan terkait Permenko No.6 di layangkan ke di TUN bukan pengadilan. Muanas menilai, pihak gugatan terkait peraturan tersebut salah alamat. Harusnya digugat di Tata Usaha Negara (TUN).</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
