“Kalau hari-hari biasa saya tidak jualan. Karena timun surinya juga tidak ada, tapi kalau bulan Ramadan musimmya buah timun suri, sebab menjadi buah khas Ramadan, yang banyaknya hanya di bulan puasa saja,makanya saya mengajak para pemuda desa banyuasih yang menganggur untuk berdagang timun suri bersama saya.”pungkas
Sementara itu Halim salah satu pembeli asal keragilan kabupaten serang mengaku, setiap setahun sekali Dia bersama keluarganya jauh jauh datang ke mauk hanya untuk membeli timun suri.
Menurut halim rasa timun suri di mauk itu berbeda dengan yang lain rasanya enak dan pulen harganya pun berpariasi sehingga saya dan keluarga setiap menjelang puasa selalu ke mauk untuk membeli timun suri”ucapnya
(Aris/susi)
Halaman : 1 2












