Aspihani yang merupakan salah satu deklarator (penggagas) pembentukan DOB / Pemekaran Kabupaten Gambut Raya ini membeberkan, Reset penelitian dan pernyataan persetujuan para Kepala Desa sudah di laksanakan. Reset penelitian dilakukan dari Tim Peneliti Universitas Lambung Mangkurat dengan hasil bahwa Gambut Raya sangat layak dimekarkan oleh Kabupaten Banjar menjadi kabupaten mandiri menjadi Kabupaten Gambut Raya.

“Perjuangkan kita sudah lebih 26 tahun lamanya, iya kan, kan munculnya wacana pembentukan daerah otonom baru mekar dari Kabupaten Banjar ini di gaungkan sejak 23 Januari 1998, 26 tahun yang silam. ini sebuah perjalanan yang cukup panjang. Karenanya apapun alasannya kita tetap memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Gambut Raya,” tegasnya.
Aspihani pun memohon dukungan dan doa masyarakat yang berdomisili di wilayah Gambut Raya atas perjuangan pembentukan daerah otonom baru Kabupaten Gambut Raya ini. Ia pun mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh warga Gambut Raya khususnya dan warga Kalimantan Selatan pada umumnya yang sudah mencoblos namanya pada pencalegan dirinya di Partai Perindo pada pemilu, Rabu 14 Februari 2024 tersebut.
“Saya minta maaf suara saya tidak cukup untuk masuk ke Senayan, dan saya sangat berterimakasih kepada warga Gambut Raya khususnya dan warga Kalimantan Selatan pada umumnya yang telah mencoblos nama saya, semoga Allah membalaskan kebaikan yang berlipat ganda. Aaaamiiin Yaa Rabbal’aalamiiin,” bebernya.
*Berapakah hasil suara pemilu Rabu 14 Februari 2024 dari Caleg DPR-RI Partai Perindo Dapil Kalsel 1 yang di dapatkan?*
Pengamatan yang dilakukan dari data yang terinput dalam sistem informasi rekapitulasi (Sirekap), Sabtu (17/02/2024) sekira pukul 09:00 WITA dengan penghitungan sekitar masuk 10%an suara calon legislatif DPR-RI Partai Perindo daerah pemilihan Kalimantan Selatan I : 1. Habib Aspihani Ideris sebanyak 9.596 suara; 2. Anjar Susanto 3.159 suara; 3. Leni Rahayu 3.903 suara; 4. Gajali Rahman 5.572 suara; 5. Yulita Intan Sari mendapat 5.289 suara; dan 6. Mislawati mendapat 4.557 suara.
“Pemilu tahun 2024 ini memang banyak tuyulnya, ya tuyul berdasi lah !!!. Kalau kita bicara masalah hasil pemilu seiring tahap penghitungan berjalan suara tersebut malah berkurang lagi dari jumlah sebelumnya. Hitung-hitung suara kami yang hilang + suara coblos logo partai sudah di atas empat puluh ribuan,” tuntasnya seraya memperlihatkan screenshot dari sirekap KPU RI.
Halaman : 1 2












