Aneh Tapi Nyata, Diserang Dengan Senjata Tajam dan Pelerai Jadi Tersangka Pasal 170

- Redaksi

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Editor : YS Dibaca 38 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarmasin, onlineindonesia.id

BERMODALKAN Laporan Polisi No. Pol : LP/B/507/XII/2023/KALSEL/RESTA BJM, tanggal 9 Desember 2023 yang dibuat dan dilaporkan langsung oleh pelaku penyerang di Polresta Banjarmasin oleh Maisyarah binti Nurdin Herpansyah berujung dua orang kurban malah menjadi tersangka.

“Saya saat itu berada diseberang jalan langsung di datangi oleh Maisyarah dengan membawa dua bilah senjata tajam, lalu saya rebut senjata tajam tersebut dan saya taruh di atas sepeda motor yang ada di samping saja. Tapi aneh kok saya malah di jadikan tersangka oleh penyidik Polresta Banjarmasin,” kata Noorjannah saat di temui oleh awak media di Kejaksaan Negeri Banjarmasin saat penyerahan tersangka tahap 2 oleh penyidik Polresta Banjarmasin, Senin (26/02/2024).

Sebelumnya kejadian itu kata Jannah, ia mempertanyakan masalah lapak miliknya yang dipergunakan oleh Maisyarah kepada temannya di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin.

“Sebelum kejadian itu, saya menanyakan kepada teman saya tentang lapak milik saya yang di pakai oleh Maisyarah. Malah Maisyarah marah-marah dengan menyebut saya Dajjal, Fir’aun, Hantu ikam nech sambil menghempaskan ayam potong yang di bawanya,” cerita Jannah.

Setelah melontarkan sumpah serapah, Maisyarah membawa dua bilah senjata tajam dan senjata tersebut sempat direbut, namun setelah itu Maisyarah langsung memukul Noorjannah.

“Saya sempat di pukulnya (red Maisyarah) dan saya langsung lari, namun tetap di kejarnya. Untung-untung saat itu langsung di lerai oleh Abdul Muis dan Muhammad Taufik. Jika tidak di lerai oleh mereka dan Maisyarah tidak di tarik Muhammad Taufik di pinggangnya, Wallahu ‘Alam bisa celakalah aku. Dan Malah saat itu Muhammad Taufik dipukul oleh Maisyarah menggunakan Handphone nya yang mengakibatkan pelipis muka Taufik luka.” tukas Noorjannah bercerita.

Menurut Jannah lanjutnya, setelah di lerai oleh Abdul Muis dan Muhammad Taufik, saya di datangi kembali oleh Maisyarah, di sana wajah saya langsung di cakarnya, dan di saat saya mau di cakar yang kesekian kalinya, saya membela diri dengan mendorong Maisyarah dan setelah itu, beber Jannah, Maisyarah langsung pergi berlalu dari tempat kejadian tersebut, hingga akhirnya saya di panggil untuk berhadapan dengan hukum.

Muhammad Taufik pun membenarkan dirinya melerai atas serangan yang di lakukan oleh Maisyarah terhadap Noorjannah pada hari Sabtu (9/12/2023) yang lalu. Namun saya merasa sangat ganjil, melerai orang berkelahi malah di jadikan tersangka.

“Saat itu saya hanya melerai, kalau tidak saya lerai khawatir Ibu Jannah bisa celaka. Saat itu banyak orang berada di pasar tersebut, namun tidak ada yang berani melerai, hanya saya dan Muis yang berani melerai. Malah saya di tahan oleh polisi, dengan tuduhan pasal 170 KUHP, aneh tapi nyata,” kata Muhammad Taufik saat di minta tanggapannya saat penyerahan tahap 2 oleh penyidik di Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Senin (26/02/2024).

Iapun berpesan, di Banjarmasin jangan berani melerai orang yang sedang berkelahi menggunakan senjata tajam, jika anda tidak ingin di jadikan tersangka oleh penyidik. Demikian ucap Muhammad Taufik lirih sambil meneteskan airmatanya.

Berita Terkait

Silaturahmi Puluhan Tahun Berbuah Nasihat Sedekah, Ketua Mandor Donie BPPKB BANTEN DPAC Teluknaga dan Al Habib Hamid Naufal bin Alwi Alkaff Bahas Pentingnya Berbagi
Kesbangpol Banten Perkuat Kapasitas Ormas, Dorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
BPPKB Banten DPAC Teluknaga Gelar Pengajian Rutin Dua Minggu Sekali, Perkuat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan Anggota
DPP LSM GIAS Kunjungi DPD Kabupaten Tangerang, Rapatkan Barisan dan Perkuat Komitmen Pengabdian Kepada Masyarakat
Resmi Mendaftar Sebagai Bakal Calon Peratin Sukamarga, Tomi Sanjaya Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat
Camping Kemerdekaan HUT RI ke-81 SCI di Ciater Subang Berlangsung Meriah, 300 Peserta Padati Ground Camping Atap Ciater
Supriyanto Resmi Dikukuhkan Jadi Ketua RW 004 Rawa Buaya–Bojong Gintung, Lurah Medang: Mari Dukung Pemimpin Baru Demi Lingkungan Semakin Rukun
Rayakan Ulang Tahun di Victoria Square, Hj. Siti Sumiati (Encum) Ajak Perkuat Silaturahmi dan Berkontribusi Untuk Kota Tangerang
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:40 WIB

Silaturahmi Puluhan Tahun Berbuah Nasihat Sedekah, Ketua Mandor Donie BPPKB BANTEN DPAC Teluknaga dan Al Habib Hamid Naufal bin Alwi Alkaff Bahas Pentingnya Berbagi

Jumat, 11 September 2026 - 09:55 WIB

Kesbangpol Banten Perkuat Kapasitas Ormas, Dorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Rabu, 9 September 2026 - 02:44 WIB

BPPKB Banten DPAC Teluknaga Gelar Pengajian Rutin Dua Minggu Sekali, Perkuat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan Anggota

Rabu, 2 September 2026 - 04:28 WIB

Resmi Mendaftar Sebagai Bakal Calon Peratin Sukamarga, Tomi Sanjaya Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 11:15 WIB

Camping Kemerdekaan HUT RI ke-81 SCI di Ciater Subang Berlangsung Meriah, 300 Peserta Padati Ground Camping Atap Ciater

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Supriyanto Resmi Dikukuhkan Jadi Ketua RW 004 Rawa Buaya–Bojong Gintung, Lurah Medang: Mari Dukung Pemimpin Baru Demi Lingkungan Semakin Rukun

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Rayakan Ulang Tahun di Victoria Square, Hj. Siti Sumiati (Encum) Ajak Perkuat Silaturahmi dan Berkontribusi Untuk Kota Tangerang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Pengajian Rutin dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, BPPKB Banten DPAC & DPRT Se-Teluknaga Santuni 25 Anak Yatim Piatu

Berita Terbaru