Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Majlis Ta’lim Bani Qosim dan Majlis Dzikir Para Pencari Tuhan Gelar Pengajian Penuh Hikmah

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : MUHAMMAD ANDIKA PUTRA Editor : YS Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Tangerang, onlineindonesia.id

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Majlis Ta’lim Bani Qosim bersama Majlis Dzikir Para Pencari Tuhan (Ahmad Tajuddin Dayak) berlangsung khidmat dan meriah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis malam, 17 September 2026, tersebut menjadi momentum bagi Jamaah, tokoh Agama, tokoh Masyarakat, serta Warga untuk kembali memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan hadirnya para Alim Ulama, tokoh Masyarakat, Sesepuh, jajaran Aparatur Pemerintahan Desa Pangkalan, para Guru, Jamaah Majlis Ta’lim Bani Qosim, Majlis Dzikir Para Pencari Tuhan, serta Masyarakat yang turut hadir mengikuti rangkaian acara.

Peringatan Maulid Nabi bukan hanya menjadi kegiatan seremonial Keagamaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengingat kembali perjuangan Rasulullah Muhammad SAW dalam menyampaikan risalah Islam, sekaligus mengajak Umat untuk meneladani akhlak, kesabaran, kejujuran, kepedulian, dan kasih sayang beliau dalam kehidupan Sehari-hari.

Panitia: Di Balik Kemegahan Acara Ada Kebersamaan dan Pengorbanan

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Majlis Ta’lim Bani Qosim dan Majlis Dzikir Para Pencari Tuhan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan.

Menurutnya, kemeriahan acara yang terlihat pada malam tersebut tidak terlepas dari proses panjang yang dilakukan Panitia. Mulai dari persiapan tempat, panggung, perlengkapan acara, penerangan, konsumsi hingga berbagai kebutuhan lainnya dipersiapkan dengan semangat kebersamaan.

“Yang terlihat malam ini mungkin hanya panggung yang berdiri, lampu yang menyala dan acara yang berlangsung meriah. Namun di balik semua itu ada proses panjang yang mungkin tidak semua orang mengetahui. Ada semangat yang besar, ada tenaga yang dikeluarkan, ada waktu yang dikorbankan, dan tentu ada satu hal yang sejak kemarin cukup sering membuat Panitia harus menarik napas panjang, yaitu persoalan dana,” ungkapnya.

Ia menegaskan, penyelenggaraan kegiatan Keagamaan pada hakikatnya tidak Semata-mata berbicara mengenai besar kecilnya anggaran, melainkan tentang kepedulian dan keikhlasan seluruh pihak untuk mengambil bagian.

“Bapak dan Ibu, kami percaya bahwa kebersamaan tidak selalu diukur dari seberapa besar yang diberikan. Terkadang kepedulian dan kemauan untuk ikut ambil bagian jauh lebih berarti. Untuk seluruh pihak yang telah membantu, sekecil apa pun bentuk bantuannya, kami mengucapkan terima kasih yang Sebesar-besarnya. Semoga seluruh bantuan, tenaga, pikiran dan waktu yang diberikan menjadi amal kebaikan dan mendapatkan balasan berlipat ganda dari Allah SWT,” lanjutnya.

Tausiyah KH. Udi Samsudi: Biasakan Mengucapkan Alhamdulillah

Dalam Tausiyahnya, KH. Udi Samsudi mengajak Jamaah untuk senantiasa memperbanyak dzikir dan mengingat Allah SWT dalam berbagai keadaan.

Salah satu pesan yang disampaikan adalah pentingnya membiasakan diri mengucapkan kalimat Alhamdulillah setelah menyelesaikan suatu pekerjaan maupun ketika memperoleh nikmat dari Allah SWT.

“Alhamdulillah. Selesai dalam satu pekerjaan, ucapkan selalu Alhamdulillah. Selesai dalam suatu perkara yang baik, ucapkan Alhamdulillah,” tutur KH. Udi Samsudi dalam Tausiyahnya.

Ia memberikan gambaran sederhana mengenai kehidupan Sehari-hari. Ketika seorang Ibu mendapatkan uang belanja dari Suaminya, ketika selesai memasak, selesai mencuci, menyelesaikan pekerjaan rumah, maupun ketika mendapatkan kemudahan dalam urusan lainnya, hendaknya senantiasa mengingat Allah dengan mengucapkan Alhamdulillah.

Menurutnya, kebiasaan tersebut merupakan bentuk rasa syukur seorang hamba atas berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Jangan hanya ketika mendapatkan sesuatu yang besar kita mengucapkan Alhamdulillah. Nikmat kecil pun harus kita syukuri. Kita masih diberikan kesehatan, masih diberikan kesempatan berkumpul, masih diberikan Keluarga, masih diberikan rezeki, masih bisa menghadiri Majelis ilmu, semuanya adalah nikmat dari Allah SWT,” pesannya.

Ia juga mengingatkan Jamaah agar tidak hanya mengingat Allah ketika sedang mendapatkan kesulitan.

“Ketika sehat, Manusia terkadang lupa. Tetapi ketika sakit, ketika meriang, baru kita memanggil nama Allah. Karena itu, jangan menunggu sakit untuk mengingat Allah. Dalam keadaan sehat pun kita harus memperbanyak dzikir dan bersyukur kepada Allah SWT,” tegasnya.

Ustadz Rodi Faisal: Maulid Nabi Harus Menjadi Momentum Memperbaiki Akhlak

Sementara itu, Pimpinan Majlis Ta’lim Bani Qosim, Ustadz Rodi Faisal, dalam statementnya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada kemeriahan acara semata.

Menurutnya, inti dari peringatan Maulid adalah bagaimana Umat Islam semakin mengenal Rasulullah SAW, mencintai beliau, serta berusaha menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan Sehari-hari.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum yang sangat baik untuk kita semua, khususnya Jamaah Majlis Ta’lim Bani Qosim dan Masyarakat sekitar, untuk kembali mengingat perjuangan Rasulullah SAW. Kita berkumpul bukan sekadar untuk meramaikan sebuah acara, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana setelah kita pulang dari majelis ini ada perubahan dalam diri kita, ada peningkatan iman, ada peningkatan ibadah dan ada perbaikan akhlak,” ujar Ustadz Rodi Faisal.

Ia menambahkan bahwa Rasulullah SAW merupakan teladan utama bagi Umat Islam dalam berbagai aspek kehidupan.

“Kalau kita mengaku mencintai Rasulullah, maka kecintaan itu harus dibuktikan dengan perilaku. Kita belajar bagaimana Rasulullah menghormati orang tua, menyayangi Anak-anak, menghargai tetangga, membantu orang yang membutuhkan, menjaga lisan, menjaga amanah dan senantiasa mengajarkan kebaikan. Jangan sampai kita hanya pandai mengucapkan cinta kepada Rasulullah, tetapi akhlak kita justru jauh dari apa yang beliau ajarkan,” tuturnya.

Ustadz Rodi Faisal juga mengajak para Jamaah untuk menjadikan Majelis Taklim sebagai tempat memperkuat tali silaturahmi dan persaudaraan.

“Majelis Taklim bukan hanya tempat kita datang untuk mendengarkan Ceramah. Majelis Taklim harus menjadi tempat kita saling menguatkan, saling mengingatkan dalam kebaikan dan saling membantu ketika ada saudara kita yang sedang menghadapi kesulitan. Kalau kebersamaan ini terus kita jaga, insya Allah akan lahir lingkungan masyarakat yang lebih rukun, lebih peduli dan lebih dekat dengan Nilai-nilai Agama,” jelasnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh Panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Berita Terkait

Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Sukasari, Desa Pangkalan – Teluknaga, Momentum Perkuat Persatuan, Silaturahmi dan Kepedulian Sosial
BPPKB BANTEN DPAC Teluknaga Pererat Silaturahmi dan Kepedulian, Ketua Mandor Donie Hadiri Tahlilan Hari Ketiga Almarhumah Nuryanih
Kopi Darat Ketua Mandor Donie Bersama Owner Ayam Geprek Kaka Alika, Bahas Ekspansi Usaha Cabang Baru
Pembina BPPKB HDS DPC Kota Tangerang, H. Ero Kusnandar, S.H. Genap Berusia 54 Tahun, Doa dan Harapan Mengalir Untuk Sosok Pembina Yang Menginspirasi
Senam Aerobik Bersama UMKM Ajak Warga Komplek Kementerian Hukum BPHN Kota Tangerang Terapkan Gaya Hidup Sehat dan Dukung Ekonomi Lokal
Ketua DPAC Sepatan Timur Resmi Serahkan SK DPRT Kedaung Barat, BPPKB Banten Siap Bangkit dan Perkuat Konsolidasi Organisasi
Tasyakuran Walimatussafar Umroh dan Santunan Yatim CEO & Owner RSKIN Group, Wujud Syukur, Kepedulian Sosial dan Inspirasi Bagi Masyarakat
Tawasulan Malam Jumat Ponpes Nurul Ilmi, Menebar Keberkahan dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:07 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Majlis Ta’lim Bani Qosim dan Majlis Dzikir Para Pencari Tuhan Gelar Pengajian Penuh Hikmah

Minggu, 13 September 2026 - 11:10 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Sukasari, Desa Pangkalan – Teluknaga, Momentum Perkuat Persatuan, Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Kopi Darat Ketua Mandor Donie Bersama Owner Ayam Geprek Kaka Alika, Bahas Ekspansi Usaha Cabang Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:32 WIB

Pembina BPPKB HDS DPC Kota Tangerang, H. Ero Kusnandar, S.H. Genap Berusia 54 Tahun, Doa dan Harapan Mengalir Untuk Sosok Pembina Yang Menginspirasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:27 WIB

Senam Aerobik Bersama UMKM Ajak Warga Komplek Kementerian Hukum BPHN Kota Tangerang Terapkan Gaya Hidup Sehat dan Dukung Ekonomi Lokal

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:36 WIB

Ketua DPAC Sepatan Timur Resmi Serahkan SK DPRT Kedaung Barat, BPPKB Banten Siap Bangkit dan Perkuat Konsolidasi Organisasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:01 WIB

Tasyakuran Walimatussafar Umroh dan Santunan Yatim CEO & Owner RSKIN Group, Wujud Syukur, Kepedulian Sosial dan Inspirasi Bagi Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:08 WIB

Tawasulan Malam Jumat Ponpes Nurul Ilmi, Menebar Keberkahan dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Berita Terbaru