Jakarta, onlineindonesia.id
Ketua LBH Dewan Adat Bamus Betawi, Sapto Wibowo, S.S., S.H., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di salah satu media yang memuat pernyataan dari Jalih Pitoeng dan menyebut nama Dewan Adat Bamus Betawi, Sabtu (13 Juni 2026).
Dalam keterangannya kepada awak media saat ditemui di sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan, Sapto Wibowo menegaskan bahwa isi maupun judul pemberitaan tersebut tidak memiliki kaitan apa pun dengan Dewan Adat Bamus Betawi. Ia menyatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak pernah terlibat, mengetahui, maupun memberikan pernyataan terkait persoalan yang disampaikan oleh Jalih Pitoeng dalam pemberitaan tersebut.
Menurut Sapto, pencantuman nama Dewan Adat Bamus Betawi dalam pemberitaan tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia merasa perlu memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak terjadi persepsi yang keliru terhadap organisasi yang dipimpinnya.
“Saya selaku Ketua LBH Dewan Adat Bamus Betawi menegaskan bahwa isi dan judul pemberitaan tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan Dewan Adat Bamus Betawi. Kami tidak pernah mengetahui maupun terlibat dalam persoalan yang dituduhkan oleh saudara Jalih Pitoeng. Karena itu, kami sangat menyayangkan adanya penyebutan nama Dewan Adat Bamus Betawi dalam pemberitaan tersebut,” ujar Sapto Wibowo.
Lebih lanjut, Sapto menilai bahwa setiap pihak seharusnya berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan kepada publik, terutama jika menyangkut nama baik lembaga atau organisasi yang tidak memiliki hubungan dengan persoalan yang sedang dibahas.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe










