“Baznas hadir membantu Masyarakat Pedesaan, membantu para Yatim Duhafa janda lanjut usia, dan memberikan Beasiswa bagi Ratusan pelajar SD dan SMP. Tujuannya sederhana jangan sampai ada Anak Kabupaten Tangerang yang tidak bisa Sekolah karena keterbatasan biaya,” tandasnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa sumber dana zakat yang dikelola Baznas sebagian besar berasal dari ASN Kabupaten Tangerang, dengan Rata-rata pengumpulan mencapai Rp900 juta hingga Rp1,2 Miliar perbulan. Untuk itu, pihaknya juga akan mendorong pengumpulan zakat juga dapat diperluas ke Perusahaan-perusahaan dan pelaku usaha besar di Wilayah Kabupaten Tangerang ke depannya.
“Ekspansi ke dunia usaha sangat penting agar manfaat zakat semakin luas dan distribusinya semakin berkeadilan. Zakat ini bukan hanya soal kewajiban, tapi juga bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab kita terhadap sesama,” tambahnya.
Selain dia juga menegaskan, peran penting LPTQ dalam pembinaan dan pengembangan kemampuan baca tulis Al-Qur’an di Masyarakat.
Selama empat Tahun berturut-turut, Kabupaten Tangerang menjadi juara MTQ tingkat Provinsi Banten. Ini tidak lepas dari peran LPTQ yang terus membina Kafilah mulai dari tingkat Desa hingga Kabupaten. Pembinaan ini bukan hanya untuk lomba, tapi juga membiasakan Masyarakat agar gemar membaca dan memahami Alquran.
“Saya ucapkan selamat bertugas kepada pengurus yang baru. Teruskan pengabdian ini dengan semangat ikhlas, transparan, dan profesional. Kepada Pengurus lama, kami sampaikan terima kasih yang Sebesar-besarnya atas pengabdiannya selama ini. Semoga semua amal baiknya mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT,” pungkas Bupati.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Baznas Provinsi Banten Prof. Sibli, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, Camat, Tokoh Agama, serta para Pengurus LPTQ dan Baznas Kabupaten Tangerang.
Penulis : Muhammad Andika Putra
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe










