Musyawarah yang dihadiri perangkat Desa, perwakilan RT/RW, Kader PKK, dan unsur Pemuda itu berjalan dinamis. Berbagai aspirasi muncul, mulai dari usulan pembangunan saluran irigasi, perbaikan jalan lingkungan, hingga program pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM).
Perwakilan BPD Desa Lemo menyampaikan, bahwa aspirasi Warga akan dirangkum dalam berita acara dan diprioritaskan sesuai kebutuhan mendesak.
“Semua usulan Masyarakat akan kita tampung. Namun, tentu ada skala prioritas agar pembangunan bisa terarah dan sesuai dengan kemampuan anggaran Desa,” jelas salah satu Anggota BPD.

Musrenbangdes ini ditutup dengan sesi diskusi terbuka antara Warga dan perangkat Desa. Kehadiran Masyarakat yang antusias menunjukkan tingginya partisipasi Warga Desa Lemo dalam proses pembangunan berbasis musyawarah.
Dengan adanya Forum ini, diharapkan pembangunan Desa Lemo ke depan lebih terarah, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan Masyarakat secara nyata.
Musrenbangdes di Desa Lemo ini tidak hanya menjadi agenda formal Pemerintahan, tetapi juga ruang kebersamaan antara Pemerintah Desa dan Warganya. Harapan besar Masyarakat mengiringi setiap usulan yang disampaikan, mulai dari infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi. Dengan semangat musyawarah dan gotong royong, Warga Desa Lemo percaya bahwa pembangunan desa yang berkeadilan dan bermanfaat nyata bisa terwujud bagi generasi sekarang maupun mendatang.
( Muhammad Andika Putra )
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe










