Menurutnya, stabilitas dan kerukunan antarumat beragama menjadi fondasi penting dalam mendukung program pembangunan Desa yang berkelanjutan. Tanpa adanya persatuan dan rasa saling menghormati, pembangunan tidak akan berjalan optimal.
“Desa Kampung Melayu Barat adalah rumah bagi kita semua. Mari kita rawat kebersamaan ini dengan saling menghargai tradisi dan budaya Masing-masing. Dengan persatuan, kita bisa mewujudkan Desa yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.
Perayaan Tahun Baru Imlek di Kabupaten Tangerang sendiri menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Pemerintah Desa Kampung Melayu Barat pun menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir dalam setiap momentum kebudayaan dan keagamaan sebagai bentuk pelayanan kepada seluruh Masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
Ucapan resmi yang disampaikan melalui media publikasi Desa tersebut mendapat respons positif dari Masyarakat. Banyak Warga yang mengapresiasi langkah Kepala Desa yang secara terbuka menyampaikan dukungan dan penghormatan kepada Warga Tionghoa.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Indonesia dibangun atas dasar keberagaman yang dipersatukan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. Desa Kampung Melayu Barat pun terus berkomitmen menjadi contoh Desa yang menjunjung tinggi nilai toleransi, kebersamaan, serta keharmonisan sosial.
Dengan semangat Tahun Baru Imlek 2026, Pemerintah Desa Kampung Melayu Barat berharap seluruh masyarakat dapat memulai Tahun ini dengan optimisme, semangat baru, dan tekad untuk bersama-sama membangun Desa yang lebih baik.
Gong Xi Fa Cai 2026! Semoga keberuntungan dan kebahagiaan senantiasa menyertai kita semua.
( MUHAMMAD ANDIKA PUTRA )
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe










