Kab. Tangerang, onlineindonesia.id
Upaya penguatan ekonomi kerakyatan terus digencarkan di Kabupaten Tangerang. Salah satunya melalui kolaborasi strategis antara Kampus Prasetiya Mulya dengan Pemerintah Desa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, yang diwujudkan dalam kegiatan Simulasi Pelaku UMKM Olahan Otak-Otak Desa Sangiang, yang digelar pada Rabu (4/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sangiang agar mampu berkembang lebih kreatif, inovatif, serta adaptif terhadap tantangan zaman, khususnya dalam menghadapi era digital dan persaingan Pasar yang semakin ketat. Tidak hanya sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini juga memberikan wawasan tentang strategi pengemasan produk, branding, pemasaran digital, hingga peningkatan kualitas produksi berbasis standar usaha Modern.
Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh Camat Sepatan Timur (Miftah Shuritho, SSTP., MM.), Kepala Desa Sangiang, Bapak Komarullah, S.H., jajaran perangkat Desa, perwakilan civitas Akademika Kampus Prasetiya Mulya, serta para pelaku UMKM lokal yang selama ini menggantungkan penghidupan dari sektor usaha rumahan, khususnya produk olahan makanan khas seperti Otak-Otak yang menjadi salah satu unggulan Desa Sangiang.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sangiang, Komarullah, S.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian dunia Pendidikan terhadap pengembangan ekonomi Desa. Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Desa dan institusi Pendidikan tinggi merupakan bentuk nyata sinergi pembangunan yang sangat dibutuhkan oleh Masyarakat Desa.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kampus Prasetiya Mulya yang telah memilih Desa Sangiang sebagai lokasi kegiatan simulasi UMKM. Ini bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi menjadi bentuk nyata transfer ilmu dan pendampingan kepada Masyarakat kami, khususnya para pelaku UMKM agar mampu naik kelas dan bersaing di Pasar yang lebih luas,” ujar Komarullah SH.
Lebih lanjut, Komarullah SH menegaskan bahwa Pemerintah Desa Sangiang berkomitmen untuk terus mendukung setiap upaya pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Desa. Ia menilai, sektor UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan Keluarga, serta menggerakkan roda ekonomi lokal.
“UMKM adalah ujung tombak perekonomian Desa. Dengan adanya pendampingan seperti ini, kami berharap para pelaku UMKM di Desa Sangiang tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memahami bagaimana memasarkan produk secara profesional, memanfaatkan teknologi digital, serta membangun merek produk yang kuat,” tambahnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe










