Di tempat yang sama, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Sudis Kesehatan Jakarta Barat, Asri Yunita mengatakan, kegiatan monitoring dan evaluasi Cek Kegiatan Gratis (CKG) di Wilayah Jakarta Barat, diikuti sebanyak 80 peserta dari Sudis Pendidikan Wilayah I dan II, Sudis Kesehatan, Sudis Dukcapil serta perwakilan Sekolah di Wilayah Jakarta Barat.
“Kami jelaskan kembali terkait program Cek Kesehatan Gratis, yang semula dilakukan pada saat berulang Tahun, kini bisa dilakukan kapan saja, Minimal sekali dalam setahun.” jelasnya.
Sebagai informasi, Kepala Seksi Kesmas Sudis Kesehatan Jakbar, Asri Yunita menerangkan, CKG meliputi seluruh siklus usia yang terbagi dalam sejumlah kelompok yakni, Bayi baru lahir (2 Hari), Balita dan Anak pra Sekolah (1-6 Tahun), usia Sekolah dan Remaja (7-17 Tahun), Dewasa (18-59 Tahun) dan Lansia (>60 Tahun).
“Jenis skrining kesehatan untuk Bayi baru lahir, diantaranya skrining hipotiroid, penyakit jantung bawaan, dan lainnya. Skrining untuk Balita dan Anak pra Sekolah, seperti pertumbuhan dan perkembangan, pemeriksaan TBC, mata dan sebagainya. Skrining usia Sekolah dan Remaja seperti tekanan darah, TBC, anemia dan sebagainya, hingga Dewasa – Lansia, skrining kolesterol, gula darah, deteksi stroke/jantung, kanter, TBC dan sebagainya,” tambahnya.
( Muhammad Andika Putra )
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe










