Menanggapi hal tersebut, H. Kholid mendorong pembentukan kelompok usaha yang beranggotakan minimal 10 Orang agar lebih mudah difasilitasi dan mendapatkan dukungan program pemberdayaan.
“Jika sudah terbentuk kelompok usaha, kami siap memfasilitasi pengadaan gerobak serta dukungan modal awal sebagai stimulus. Namun program ini harus berkelanjutan dan mendorong kemandirian,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan perekonomian masyarakat di Wilayah Pesisir.
Bentuk Tim Penanggulangan Bencana
Dalam kesempatan tersebut, H. Kholid juga mengumumkan pembentukan tim penanggulangan bencana bertajuk “Temen Ngopi Haji Kholid”. Tim ini difokuskan pada respons cepat saat terjadi bencana, khususnya banjir yang kerap melanda sejumlah Wilayah di Dapil III.
Tim tersebut akan bergerak dalam penyaluran bantuan logistik, layanan kesehatan, hingga pendampingan bagi Warga terdampak.
“Kami ingin hadir lebih cepat saat Masyarakat membutuhkan. Solidaritas dan gotong royong harus terus kita jaga,” ungkapnya.
Komitmen Kawal Aspirasi Hingga Terealisasi
Kegiatan Reses berlangsung hangat dan dialogis. Berbagai masukan terkait infrastruktur lingkungan, pengelolaan sampah, hingga pemberdayaan ekonomi lokal dicatat sebagai bahan tindak lanjut di tingkat Legislatif.
Di akhir kegiatan, H. Kholid menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh aspirasi Warga agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan Kabupaten Tangerang.
“Insya Allah, setiap aspirasi yang masuk akan kami perjuangkan. Kami ingin pembangunan Benar-benar dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat,” pungkasnya.
( MUHAMMAD ANDIKA PUTRA )
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe










