Dalam kesempatan yang sama, sejumlah Tokoh Agama dan apimpinan Pondok pesantren di Wilayah Teluknaga juga turut memberikan pandangannya. Salah satunya, Tokoh Agama sekaligus Pengasuh salah satu Pondok Pesantren di Wilayah tersebut, menyampaikan bahwa Hari Santri menjadi momentum penting untuk memperkuat iman dan tanggung jawab sosial Santri di tengah Masyarakat.
> “Santri tidak hanya belajar kitab, tapi juga harus hadir di tengah umat membawa manfaat. Di era globalisasi, Santri harus siap menjadi garda depan dalam menjaga moral bangsa serta memperkuat Ukhuwah islamiyah dan wathaniyah,” tutur.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kecamatan Teluknaga yang selalu mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan Pesantren.
> “Kami berterima kasih atas perhatian Camat dan seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan terhadap para Santri. Dukungan seperti ini penting agar generasi muda terus semangat belajar, berjuang, dan berkontribusi untuk kemajuan Bangsa,” imbuhnya.
Peringatan Hari Santri di Kecamatan Teluknaga turut diisi dengan kegiatan doa bersama, pembacaan shalawat, dan tausiyah kebangsaan. Acara tersebut dihadiri oleh para Tokoh Masyarakat, Ustaz, Pelajar, dan Santri dari berbagai Majelis Taklim serta Pondok Pesantren.
Melalui peringatan ini, Pemerintah Kecamatan Teluknaga berharap agar semangat santri tidak hanya dikenang setiap Tanggal 22 Oktober, tetapi dihayati dan diamalkan dalam kehidupan Sehari-hari.
> “Semoga Santri Teluknaga menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan mampu membawa nama Indonesia di kancah dunia,” tutup Camat Kurnia dengan penuh optimisme.
Penulis : Muhammad Andika Putra
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe










