Menurutnya, aksi tawuran yang dilakukan ini dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, bahkan aksi tersebut dapat menghilangkan nyawa orang lain dengan penggunaan senjata tajam (sajam).
“Kebanyakan tawuran di awali dengan janjian melalui media sosial. Penggunaan sajam juga telah disiapkan sebelumnya. Peran orang tua untuk mengawasi penggunaan handphone Anak-anak Remajanya,” bebernya.
Dalam kegiatan bertajuk ‘Ngopi Kamtibmas’ itu, Kapolres juga mendengarkan, mencatat kemudian memberikan solusi sejumlah permasalahan Warga, sekaligus memberikan imbauan harkamtibmas di Wilayahnya.
“Kami (Polri) rutin menggelar acara ngopi-ngopi bersama Warga di Wilayah Hukum Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya. Kami tampung aspirasi-aspirasi Warga, kemudian kami juga berikan imbauan kepada Warga,” kata dia.
Zain juga mengingatkan Warga Masyarakat tentang maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Dia meminta Warga mengantisipasi aksi curanmor dengan menggunakan kunci ganda pada kendaraannya. Parkir kendaraan ditempat yang ramai dan diharapkan dilengkapi dengan kamera CCTV.
“Waspada Curanmor yang bisa kapan saja dan dimana saja terjadi. Makanya kita perlu cegah, salah satunya bisa dengan kunci ganda. Kalau pelakunya bisa ditangkap, jangan main hakim sendiri. Serahkan saja ke Polsek terdekat atau sampaikan informasi melalui pesan WhatsApp di nomer 082211110110 dan Call Center 110 yang terhubung langsung di Command Center Polres Metro Tangerang Kota,” tutupnya.
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe










