Jakarta,liputan86.com – Pers di Indonesia telah tumbuh dan berkembang sejak sebelum kemerdekaan. Meskipun pada awal perkembangannya, melalui banyak tantangan dan tekanan, pers mempunyai peran cukup kuat dalam kancah perpolitikan di Indonesia. Memasuki zaman demokrasi terpimpin dan orde baru, pers banyak mengalami penindasan atas aturan-aturan yang dikeluarkan pemerintah. Kebebasan pers baru diraih pasca reformasi yang ditandai dengan disahkannya UU No. 40 Tahun 1999 tentang pers
Saat ini jurnalis dihadapkan kepada perkembangan teknologi informasi yang super cepat, sehingga harus menangani banjir informasi yang dapat bermanfaat untuk publik. Maksuknya data yang dikelola itu menjadi pengetahuan yang bermanfaat dalam mengambil keputusan. Oleh sebab itu, jurnalis harus dilengkapi dengan bekal pengetahuan yang memadai mengenai teknologi.
bagaimana tantangan dan kondisi yang dihadapi pers di era revolusi industri seperti saat ini? Apa yang harus dilakukan untuk menjawab tantangan tersebut? Menjawab pertanyaan tersebut?? ?
Ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi badan pengurus ASWI (Asosiasi Suara wartawan Indonesia) yang dalam waktu dekat akan dilahirkan dan di deklarasikan di jakarta.
Melalui diskusi panjang di zoom meting bersama berapa wartawan senior dan tokoh-tokoh sentral pers tanah air melalui pemuda pemudi milenial ASWI (Asosiasi Suara Wartawan Indonesia) akan segera dilahirkan yang akan menjadi naungan organisasi pers yang moderen dan milenial.
Halaman : 1 2 Selanjutnya













