“Alhamdulillah hari ini kami semua kedatangan dari tim penilaian dan panitia lomba desa tingkat Provinsi Banten. Hari ini dilakukan klarifikasi juga di lapangan, semuanya itu akan menjadi nilai,” ucapnya.
Untuk itu, tambah Asda 1 Kabupaten Tangerang, tahapan penilaian tersebut meliputi beberapa aspek, sehingga nanti akan menjadi sebuah evaluasi bagi tim dan panitia lomba desa tingkat Provinsi Banten.
“Aspek itu seperti administrasi, pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatannya. Kita lihat semuanya ini sangat luar biasa, semoga menjadi nilai plus untuk Desa Tegal Kunir Lor, juga memang dalam perlombaan desa tingkat Provinsi Banten, sehingga nanti apabila menang menjadi desa yang mewakilkan Provinsi Banten ditingkat nasional,” sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, Herman selaku Kadis DPMPD Provinsi Banten, menjelaskan setelah ekspose, pihaknya melakukan penilaian atau klarifikasi langsung.
“Kami bersama tim datang ke Kantor Desa Tegal Kunir Lor ini untuk uji petik atau klarifikasi langsung tentang apa yang di paparkan oleh Kades Tegal Kunir Lor dalam ekspose lalu,” jelasnya.
“Perkembangan yang di lakukan desa Tegal Kunir Lor, sangat kami apresiasi dan kami anggap fantastis kemajuannya, terlihat dari sarana dan prasarana yang memadai, infrastruktur yang cukup baik serta bagus,” bebernya.
“Dalam penilaian hari ini, Desa Tegal Kunir Lor menjadi sebuah motivasi bagi seluruh desa yang ada di Kabupaten Tangerang. Pada perlombaan desa ini tidak ada yang menang ataupun kalah, tinggal bagaimana pembinaan lanjutannya, apabila ada desa yang juara dan lolos ke istana itu bonus tambahan. Mudah mudahan Desa Tegal Kunir Lor menjadi yang terbaik dan mewakili Kabupaten Tangerang serta Provinsi Banten ke tingkat nasional,” imbuhnya.
Kades Tegal Kunir Lor, Mahpudin Kipang mengungkapkan selamat datang kepada tim penilai lomba desa tingkat Provinsi Banten Tahun 2023, klarifikasi lapangan adalah tahapan lanjutan setelah ekspose sebelumnya.
“Tim penilai lomba desa akan menilai langsung berdasarkan apa yang telah kami sampaikan sebelumnya, ada yang ke destinasi wisata, ke Kantor Desa, juga Bumdes,” ungkapnya.
(Aris)
Halaman : 1 2












