Jamal menekankan, sebagai organisasi profesional dan berkompeten, PGRI harus dapat berperan maksimal dalam memuliakan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, secara khusus Kota Tangerang. Tidak hanya itu, PGRI berperan membangun solidaritas dan kesetiakawanan dari tiap anggota.
Adapun upaya peningkatan kualitas guru di Kota Tangerang dilaksanakan melalui berbagai pelatihan dan webinar. Tujuannya, supaya tiap guru siap dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 dan smart society 5.0.
“Agar para guru dapat menyesuaikan diri dengan pola pendidikan di era sekarang maupun masa depan,” kata Jamal.
Pada tahun ini, Disdik Kota Tangerang memiliki program Satu Guru Satu Video (SAGU SADEO). Para guru membuat sekitar 15.000 video pembelajaran sebagai materi penunjang kegiatan belajar mengajar. Untuk membuat belasan ribu video pembelajaran tersebut, Disdik Kota Tangerang melibatkan ahli dari kalangan guru sebanyak 107 orang.
“Program ini sudah kita luncurkan sejak pertengahan bulan September 2022. Nantinya (video pembelajaran tersebut) akan diberikan kepada siswa saat pembelajaran luring dilaksanakan. Termasuk juga saat kegiatan online seperti zoom, sehingga guru memiliki materi yang memadai,” jelas Jamal.
Dalam momentum perayaan HUT ke-77 PGRI dan HGN 2022, dia mengajak para guru di Kota Tangerang untuk bersama-sama memulihkan dunia pendidikan setelah Corona Virus Disease 2022 (Covid-19) mulai melandai. Para guru harus bangkit dan beradaptasi untuk menerapkan sistem pendidikan.
“Kita harus terbuka dengan perubahan yang ada. Mari kita bangkit bersama dan pulihkan pendidikan di Kota Tangerang,” pungkas Ketua PGRI Kota Tangerang ini.
(Ari
Halaman : 1 2












