Dalam amanatnya Asops Panglima menekankan bahwa peacekeeper TNI, sebagai duta bangsa Indonesia, dituntut untuk bekerja lebih optimal dengan menjunjung nilai-nilai profesionalisme didalam mengemban mandat yang ditegaskan dalam resolusi dewan keamanan PBB nomor 2612 tahun 2021.Adapun Satgas BGC TNI sendiri memiliki organisasi yang berbeda dengan Kontingen lainnya seperti adanya Tim Female Engagement Team (FET) dan Joint Tactical Air Control (JTAC) guna menunjang tugasnya sebagai Batalyon Gerak Cepat dibawah naungan pasukan PBB di Kongo (MONUSCO)
Halaman : 1 2












