“Barusan saya belanja bawang dan kentang, ternyata benar harganya jauh lebih murah. Bawang diluar Rp30 ribu sedangkan di Si Jampang tadi saya beli hanya Rp20 ribu per kilo, sedangkan kentang biasanya saya beli Rp15 ribu, di Si Jampang saya dapat Rp13 ribu per kilo. Ayolah segera hadir di perumahan saya, harga-harga ini sangat membantu kami ibu rumah tangga,” Tuturnya.
Di lokasi yang berbeda, Direktur Utama Perumda Pasar, Kota Tangerang, Titien Mulyati menjelaskan saat ini lima unit Si Jampang sudah beroperasional secara bertahap, sambil dilakukan penguatan koordinasi wilayah, untuk memetakan pergerakan Si Jampang yang lebih masif ke jalur-jalur permukiman.
“Perumda Pasar tidak mau pergerakan Si Jampang mengganggu aktivitas jual beli pedagang yang sudah ada, agar tidak mematikan pedagang lain. Namun perlu dilakukan penguatan pemetaan jalur oleh Camat, Lurah beserta jajarannya, pasti antusias ibu-ibu sudah Perumda Pasar dengar, dengan itu seluruh pegawai akan bekerja lebih keras, untuk pergerakan Si Jampang ke permukiman warga bisa lebih cepat dirasakan secara nyata,” Jelasnya, Selasa (18/10/2022).
(Aris)
Halaman : 1 2












