“Demikian pula orang bebas yang dipanggil Kristus, adalah hamba-Nya. Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia. Saudara-saudara, hendaklah tiap-tiap orang tinggal di hadapan Allah dalam keadaan seperti pada waktu ia dipanggil,” tutur pendeta Davit Manurung yang juga salah satu toko di GBI kabupaten Tangerang
Dikatakannya, tanda lahiriah bukan pokok penting ketika seseorang dipanggil Tuhan, yang penting adalah mentaati hukum-hukum Allah. Bukan juga fisiknya atau statusnya bukan itu yang berubah pada diri kita setelah di panggil oleh Tuhan.
Lanjut pendeta Davit Manurung yang juga salah satu toko sentral di selembaran jaya, inilah pengajaran dan teladan Tuhan kita. Kita diajarkan untuk melayani Dia dengan lebih sungguh lagi, tanpa membeda-bedakan orang-orang atau pelayanan. Jauh maupun dekat, yang kaya atau miskin atau jabatan apapun, tetapi semua orang harus dilayani Bukan lahiriah-nya yang berubah tetapi hidup barunya itu yang mesti berubah, itulah pokok penting dari sebuah artikulasi natal itulah makna Natal kita malam ini,” jelas Manurung
Acara natal lebih seru dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang membuat jemaat GBI selembaran jaya sempat kagum dengan persiapan panitia natal membuat doprais membagi-bagi hadia natal sebagai wujud dari memeriahkan natal tahun ini.
Acara ibadah natal bersama dengan protokoler kesehatan yang sangat ketat setiap jemaat yang beribadah di cek suhu tubuh terlebih dulu di semprotkan sanitizer wajib mengunakan masker dan juga menjaga jarak, acara ibadah natal bersama berjalan dengan lancar baik, tertib dan aman.
Penulis: Tini
Editor: Yandri
Halaman : 1 2












