“Alhamdulillah dengan adanya informasi dari media massa juga dapat membantu kami dan seluruh masyarakat Indonesia, kita sudah membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) memberikan SK sebanyak 274 Desa sesuai Perkub nomor 47 tahun 2022” ujarnya.
Lanjutnya, ia mengatakan materi diberikan kepada peserta yang hadir tentang KSB (Kelompok Siaga Bencana), Kaji cepat cara menolong korban, peningkatan penyelamatan, logistiknya, dapur umum dan sarana prasarana, serta pendataan yang sesuai realita.
“Kita tidak tahu kapan dan dimana terjadi bencana, namun perlu antisipasi atau pencegahan mulai dini, dengan cara sosialisasi seperti inilah kita bisa antisipasi,” pungkasnya.
semoga di Indonesia tidak ada Bencana dan masyarakat bisa bekerjasama membantu BPBD dalam pelaporan di lapangkan, guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.
(Aris)
Halaman : 1 2













