“Kita semua harus bergandengan tangan menjaga dan melindungi anak yatim. Dan, kami pastikan akan mendorong pemerintah supaya membuat kebijakan yang pro rakyat kecil. Anak yatim di daerah ini jumlahnya cukup luar biasa banyak, untuk itu mereka harus kita pastikan bisa menikmati hidup layak dan pendidikan yang layak pula,” ungkap Sukardin.
Tokoh muda peduli pendidikan ini menuturkan, anak yatim harus diberi kesempatan sama dengan anak- anak lainnya yang memiliki kemampuan ekonomi dalam menuntut ilmu di sekolah- sekolah berkualitas baik negeri maupun swasta.
Mereka juga harus mendapatkan jaminan dari pemerintah guna mewujudkan cita- citanya, agar kelak mereka tidak menjadi beban negara karena tidak memiliki keahlian dan ilmu pengetahuan mumpuni.
“Bayangkan jika mereka kelak saat menganjak dewasa tidak memiliki skill atau ilmu pengetahuan, maka bisa dipastikan dapat menimbulkan persoalan sosial yang pada akhirnya menjadi beban negara. Isi kepala itu lebih penting dari isi perut,” tegasnya. (Syaiful/Hendar/Rahayu/Endo)
Halaman : 1 2












