Lanjutnya, Rudi juga menyampaikan tentunya ini menjadi sebuah pelajaran dan pengalaman baginya bahkan semua kedinasan Kabupaten Tangerang.
“Persoalan yang saat ini sedang dialami dan terjadi bisa kita selesaikan bersama, apalagi tentang ketenagakerjaan yang ada di Kabupaten Tangerang sangat kompleks masalahnya,” ucapnya.
Untuk itu, lanjut Rudi, sinergitas antara LSM, Ormas dan Wartawan sangat dibutuhkan sebagai sosial kontrol untuk memberikan masukan, agar instansi Disnaker Kabupaten Tangerang dapat menyelesaikan masalah ketenagakerjaan yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Tahun ini para pencari kerja di Kabupaten Tangerang sudah hampir mendekati 20.000 orang, ini merupakan PR buat kami. Maka dari itu, saat ini kan kondisi perusahaan masih belum kondusif bisa dikatakan krisis global, jadi sedang mencari solusi bersama bagaimana kita menyerap tenaga kerja di Kabupaten Tangerang,” sambungnya.
Rudi menambahkan, pihaknya terus berusaha melakukan beberapa pelatihan kepada para pencari kerja di Kabupaten Tangerang. Selain itu, pihaknya terus memberikan arahan agar berwirausaha.
“Seperti memberikan bekal materi dan praktek cukur rambut, service, marketing digital, konten kreator, semuanya itu akan terus kami lakukan pelatihan kepada teman-teman yang sedang mencari kerja, agar nantinya mendapat keahlian dalam bidang yang diberikan tadi,” imbuhnya.
(Aris)
Halaman : 1 2












