Dijelaskannya, saat ini pertumbuhan perekonomian sejak tahun 2021 naik sebesar 4,7 persen dan hal ini menunjukan hal yang positif sehingga tingkat kemiskinan menurun sebesar 11,43 persen dan mudah-mudahan akan semakin membaik.
“Indeks pembangunan juga menunjukan sisi yang positif, Pemkab Lahat juga mewujudkan Program Sumsel Mandiri Pangan, bahkan kami juga terlah merealisasikan janji politik yakni memberikan bantuan dana sebesar Rp 500 – Rp 1 miliar perdesa,” imbuhnya.
Selain in itu, masyarakat juga saat ini telah dapat menikmati program Sekolah dan berobat gratis yang semua dananya ditanggung oleh Pemkab Lahat. Tak hanya itu, sumber air bersih PDAM Tirta Lematang juga telah mengalir ke rumah warga bahkan kearifal lokal juga akan terus dipertahan kan sebagai wujud dan identitas daerah.
“Saat ini kearifan lokal seperti menu ayam nanas sudah diakui dengan diraihnya rekor MuRI dan sektor lainnya juga akan dioptimal kan untuk memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah ke depan,” jelasnya.
Sementara itu Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, Pemprov Sumsel akan selalu mendukung langkah -Langkah dan program pembangunan Pemkab Lahat, salah satunya adalah pembangunan sentra perkantoran dan perkotaan baru yang terintegrasi di daerah seberang Lematang. Karenanya, keseriusan pembangunan agar jangan dimainkan khususnya dalam ganti rugi lahan warga karena ini untuk kemajuan daerah, pembangunan jalan tembus di daerah Tanjung Sakti juga merupakan langkah yang sangat tepat untuk memajukan daerah.
“Pemprov sangat apresiasi atas kemajuan Lahat beberapa tahun terakhir, bahkan pasokan listrik yang ada juga dapat mengeringkan daerah hingga ke Pulau Bangka dan ha l ini sangat baik sekali dan mudah – mudahan berdampak positif untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutup nya.(Bambang/AWDI)
Halaman : 1 2













