NTT, liputan86. Com – Guna membangun kebersamaan dan memperkuat jalinan silaturrahmi, Korem 161/Wira Sakti menggelar kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan dengan Keluarga Besar TNI (KBT) yang terdiri dari FKPPI dan Hipakad Se Wilayah Jajaran Korem 161/WS yang dibuka langsung oleh Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Harzeni Paine, S.H., M.A., bertempat di Aula Sudirman Korem 161/WS Jl. W.J. Lalamentik Oebufu Kota Kupang, Kamis (15/09/2022).
Dengan mengangkat tema,”Sumber Daya Manusia Keluarga Besar TNI Unggul NKRI Kuat. Hadir sebagai narasumber pada kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan Keluarga Besar TNI Korem 161/WS yakni Kepala Bidang Kedaruratan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT Bapak Gasper N Losamanisa, SP. sebagai pembawa materi penanggulangan bencana alam di Wilayah NTT dan materi kedua disampaikan oleh Pasi Komsos Siterrem 161/WS Mayor Inf Sadiman tentang pembinaan kesadaran bela negara dan wasbang dalam menghadapi era digital.
Dalam sambutannya Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, S.E., dalam hal ini yang dibacakan Kasrem 161/Wira Sakti mengatakan, “Forum seperti ini juga bisa menjadi jembatan yang mampu menghilangkan sekat-sekat antara TNI AD khususnya Korem 161/WS dengan Keluarga Besar TNI dan memperkokoh soliditas antar organisasi KB TNI agar tidak terbelah dengan prinsip silih asih, silih asah dan silih asuh. Saya berharap, kegiatan seperti ini dapat membangkitkan semangat baru bagi kita semua, selaku Prajurit TNI yang masih aktif maupun bagi para keluarga besar TNI khususnya FKPPI dan HIPAKAD dalam menjalankan peran sebagai warga negara sesuai profesi masing masing”, ucapnya.
“Saya atas nama Komando mengucapkan selamat datang dan menyampaikan apresiasi serta terimakasih kepada seluruh peserta khususnya para narasumber yang telah berkenan hadir memenuhi undangan kami. Kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan Keluarga Besar TNI ini adalah bagian dari Program Pembinaan Teritorial TNI AD yang dilaksanakan dengan metode Komunikasi Sosial guna penyiapan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini”.
Halaman : 1 2 Selanjutnya














