JAKARTA, Liputan86.com– Anggota DPR RI komisi VII Zulfikar Hamonangan., SH., fraksi Partai demokrat meminta pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM jenis Pertalite karena akan menambah beban Rakyat disaat PASCA COVID-19, Minggu (21Agustus 2022).
Ketika dijumpai awak media akrab dipangil sehari – hari BANG ZUL mengatakan bahwa pemerintah lebih baik menangung beban subsidi dan beban kenaikan harga minyak dunia dari pada rakyat yang harus menangung beban tersebut, ketika RAPAT KERJA badan anggaran DPR RI dan saat RDP dikomisi VII berulang ulang fraksi demokrat menentang kebijakan kenaikan harga bahkan ketika BANG ZUL menyampaikan pandangannya dihadapan DIRUT PERTAMINA jelas mengatakan, ” apa pungsi kami di DPR RI kalo tiba tiba pemerintah dengan mudahnya mengambil kebijakan kenaikan harga BBM tanpa persetujuan kami anggota DPR RI komisi VII.
“Jadi apa gunanya kami duduk disini sebagai wakil rakyat, kenaikan harga BBM pertalite akan berdampak pada kenaikan harga lainnya mulai dari biaya tarif tranfortasi, sembako kebutuhan sandang,papan dan pangan semua akan kena imbasnya apakah kita biarkan rakyat yang harus menangung itu semua.
pemerintah harus mencari solusi dan alternatif lain untuk membatalkan BBM pertalite disaat karena ini akan dapat terjadinya inplasi besar besaran nantinya dengan berkurangnya daya beli masyarakat dan pelaku UMKM sangat terkena DAMPAKnya atas kenaikan Harga BBM Pertalite ini jangan anggap sepele masalah ini dan jangan buat rakyat menjadi marah disaat situasi ekonomi rakyat yang belum stabil.
Halaman : 1 2 Selanjutnya













