Ketua RT 11, Stefanus Ama beberkan bahwa “Kami sampaikan ini keluhan masyarakat dan ketika turun ada kegiatan di lokasi tetapi pemerintah setempat juga tidak tahu. Sedangkan jalan itu sudah masuk di orang punya (pengrusakan di lahan milik orang lain, red),” tegasnya.
Stefanus menjelaskan, jalan itu lebar empat meter jadi yang dirusak itu termasuk ke lahan milik orang lain.
Sementara itu, di saat pertemuan itu, Lily mengaku rencana kami itu membuat jalan itu jadi bagus.
“Jalan itu awalnya empat meter tetapi kami punya etikat baik supaya jalan itu bisa besar (lebar, red). Jadi kalau misalkan dikatakan kami mempersulit msayarakat disana itu tidak sama sekali,” ungkap Lily nada keras.
Lily juga katakan sudah mengerjakan banyak jalan di beberapa area. “Saya sudah membuat jalan di banyak tempat. Naioni, Belo, semua itu kita yang buat. Lurah semua berterima kasih kepada kami. Sehingga saya sempat berpikir kenapa di kelurahan Fatukoa seperti itu. Saya kasih yang terbaik untuk masyarakat,” tandas Lily merasa tak bersalah.
Tujuan kami, lanjutnya, untuk masyarakat disana betul-betul mendapatkan fasilitas.
Selanjutnya Fransisco Bessi yang merupakan Kuasa Hukum, menyampaikan bahwa akses jalan itu untuk kepentingan bersama.
“Kalau jalan itu hanya menaruh sertu, hanya menaruh batu itu sudah rusak. Kalau ini kita proyeksi untuk ke depan maka memang kita duduk bersama untuk menjelaskan seperti ini. Jadi pertanyaan saya kepada masyarakat yang diwakili RT mengapa.” kata Sisco lantang, terlihat elegan dengan reben berwarna hitam.
Sisco pun jelaskan telah mempunyai sertifikat.
“Yang perlu kami jelaskan, pertama, kami punya bukti sertifikat hak milik, sehingga mau kami lakukan apapun di lokasi kami tidak ada yang bisa melarang. Kedua, sekalipun keputusan Pengadilan mau dia Putusan NO (Niet Ontvankelijke Verklaard)
sekalipun baca putusannya,” ujar sisco.
Lanjutnya menyampaikan, Putusannya, lokasi itu gugatan ada dua. Yang pertama lokasinya masuk di lokasi yang sekarang Ibu Lily kerjakan. Dalam perkara yang kedua lokasi tanahnya bereser, bukan lokasi tanah yang di ibu lily kerjakan tetapi di bagian atas.
“Kami tetap akan melakukan aktifitas untuk kepentingan masyarakat kelurahan Fatukoa sehingga disitu ada kehidupan. Bisa bermanfaat untuk kita semua,” kata sisco menantang.
(tim)
Halaman : 1 2












