KOTA KUPANG, Liputan86.com – Moh Man Choi dan Lily merusak jalan desa yang berlokasi di RT 011, RW 003, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, menggunakan ekskavator breaker sekitar 50 meter. Pelaksana tugas, (Plt) Lurah Fatukoa, mengatakan bahwa masyarakat dirugikan karena tak bisa melewati jalan tersebut menggunakan roda dua maupun roda empat.
Hal ini diungkapkan Plt. Lurah Fatukoa, Oktovianus Nifu, SE.kepada Media seusai pertemuan bersama pihak Lily juga masyarakat di Aula Kantor Lurah Fatukoa. Kamis, (06/7/2023).
“Masyarakat merasa resah dan dirugikan karena tidak bisa melewati jalan tersebut menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkap Oktovianus.
Ia pun menjelaskan bahwa telah mendengar laporan dari masyarakat bahwa di lokasi itu ada pengrusakan jalan yang memang warga tak bisa melewati jalan itu dengan kendaraan. Bahkan jalan yang semula empat meter diperlebar menjadi enam meter yang masuk ke dalam lahan masyarakat di sekitar. Jalan tersebut dikerjakan sekitar tahun 1995 dan Pelepasan Hak (PH) juga atas nama keluarga Lasa
“Untuk itu masyarakat di RT 11/RW 03 yang merasa di rugikan karena pengerusakan jalan tersebut masuk dalam lahan masyarakat. Maka kami mempersilahkan masyarakat untuk melaporkan agar dapat di tinjau kembali. Sebab kami dari kelurahan mengetahui bahwa jalan tersebut dihibahkan dari keluarga Lassa dengan ukuran jalan empat meter menjadi jalan umum,” tegas Oktovianus.
Plt. lurah itu juga mengaku kecewa dan berharap jalan yang dirusak itu secepatnya diperbaiki.
“Kami berharap jalan itu diperbaiki secepat mungkin seperti semula. Yang kami kecewakan itu, rusak jalan tanpa konfirmasi ke kami dari pihak pemerintahan setempat juga,” ujar Plt. lurah kecewa.
Lanjutnya, pihak Lily telah memperbaiki jalan tersebut dan sudah bisa dilewati masyarakat.
“Pengakuan dari ibu Lily bahwa jalan itu sudah diperbaiki dan sudah bisa di lewati dengan roda dua dan roda empat oleh masyarakat di RT 11, RW 03,” ujarnya.
Selain itu, tegas Plt. Lurah bahwa akan turun langsung memastikan bahwa jalan itu benar sudah diperbaiki.
“Kami akan turun ke lokasi tersebut untuk mengecek apakah jalan yang dirusak itu sudah diperbaiki agar masyarakat bisa melewati jalan tersebut seperti semula lagi,” tegasnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya














