Namun sayangnya, saat ini, kehidupan Yan cukup memprihatinkan.
Ia bersama istri dan salah seorang cucunya hanya tinggal di rumah kontrakan, di Perumahan Griya Lebak Wangi Satu, Blok A1 nomor 9, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang Banten.
Rumah kontrakannya, ia sewa dengan harga Rp6 juta per enam bulan. Untuk membayar uang kontrakan, ia dapat pinjaman dari temannya”.katanya
“Sekarang, sehari-hari saya rawat istri. Alhamdulillah, ada cucu tinggal dengan kami. Dia (cucunya) lagi kerja,” tutur Yan, sambil menceritakan kenangannya saat menciptakan lagu Mars Kabupaten Tangerang.
“Semoga, ujian yang Allah berikan ke saya segera berlalu dan bisa diperhatikan oleh pemerintah terkait agar bisa membantu sodara iyan agar tidak mengontrak lagi,” harapannya.
“WR Supratman pencipta lagu Indonesia Raya, meninggal di Jakarta, di rumah kontrakan yang nyaris tidak dikenal orang. Demikian Ketentuan Allah diluar dari dugaan,” tambahnya.
Alhamdulillah, Allah mempertemukan saya dengan Pak Yan. Suatu kebanggaan dapat berjumpa dengan sosok seperti beliau. Semoga beliau diberikan kesehatan dan umur panjang.
kembali lagi ke pemilihan semua harus bersikap legowo dan menerima dengan bijaksana, harus memiliki niat yang tulus untuk membangun desa dan kemampuan dalam mengelola berbagai permasalahan di desa. Salah satunya kepala desa harus bisa memberikan pelayanan yang cepat dan mudah bagi warganya.
“Semoga dengan kedatangan Kepala Desa Lebak Wangi ini dapat memberikan contoh kepada Kepala Desa-Desa dan Pemerintah Terkait lainnya untuk memberikan pelayanan yang cepat dan mudah bagi warganya,” ujarnya.
(aris)
Halaman : 1 2












