Banten,liputan86.com -Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa berkekuatan Magnitudo 6,6 di Banten Jumat (14/1) merupakan peringatan untuk potensi gempa Megathrust Selat Sunda mencapai M 8,7 SR. Menyikapi hal tersebut Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Jani Setiadi menghadiri Kegiatan Sosialisasi Informasi Gempa Bumi Dan Tsunami Di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, bertempat di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Selasa (25/01/22)
Gempa bermagnitudo (M) 6,6 yang terjadi di Banten Selatan pada 14 Januari 2022, dapat menjadi pembelajaran untuk kesiapan mitigasi bencana,kata deputi Bidang Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dr. Suko Prayitno Adi, M.Si.
“Kejadian ini menjadi pembelajaran untuk saling sharing knowledge (berbagi pengetahuan dan kesiapan kita untuk mitigasi sehingga dapat memberikan solusi terbaik,” ujar Dr. Suko Prayitno Adi, M.Si.
Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa Bahwa dalam kondisi saat ini kami mengingatkan untuk di setiap kecamatan agar disediakan peta potensi rawan bencana guna mengetahui daerah mana saja yang kiranya berpotensi adanya bencana alam Tsunami.
Halaman : 1 2 Selanjutnya












