Oleh karenanya, faksi saat ini cepat untuk kerahkan mesin pompa penghisap air untuk memperhitungkan itu. “Dan saya mengeklaim ke faksi berkaitan untuk selekasnya di benahi aliran-saluran air di dekat bantaran sungai,” papar Obo.
Dia mengutarakan, bila keadaan itu terus-terusan didiamkan dan tidak selekasnya diatasi karena itu beberapa petani sayur di daerahnya akan alami rugi yang lumayan besar. “Tentu petani banyak yang rugi jika keadaannya semacam ini,” katanya.
Tetapi, kata Obo, sekarang ini faksi Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang sudah berusaha untuk mengurangi beban beberapa petani yang terimbas banjir itu dengan memberi kontribusi{bantuan} berbentuk bibit atau benih sayur mayur.
“Seperti bibit kangkung, bayam, dan lain-lain. Bahkan juga benih padi juga diberi untuk mengantisipasi bila terjadi akibat banjir gagal panen,” ungkapkan Obo.
(Aris)
Halaman : 1 2












