Komandan Satgas OBS 20 menerangkan “Dilaksanakannya kompetisi MOB bagi para Taruna/i ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemahaman Taruna/i pada materi MOB yang diterima di kampus AAL dalam praktek dilapangan saat ini, selain itu diharapkan para Taruna mampu mengambil tindakan yang benar pada masing-masing peran sebagai calon Perwira KRI, setiap Taruna diuji kemampuannya sebagai Taruna Perwira Jaga (Tarpaga) yang mengendalikan pelaksanaan peran MOB, Taruna Pakom yang menyampaikan ke kapal-kapal lain disekitar kejadian mengenai jarak aman dan mengibarkan bendera isyarat orang jatuh di laut, Taruna Navigasi yang memploting posisi jatuhnya orang di laut dan Taruna sebagai Tim Kesehatan yang bertindak memberikan pertolongan pertama kepada korban”, jelas Letkol Waluyo-sapaan Komandan Satgas OBS.
Lebih lanjut beliau menyampaikan “Kompetisi MOB ini digelar dalam rangka meningkatkan kemampuan Taruna sebagai upaya membentuk prajurit profesional sesuai prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono tentang Pembangunan SDM TNI AL yang unggul dan penekanan Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan, S.Pi., M.M. untuk memberikan pelatihan yang optimal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan”, imbuh Dansatgas OBS.
(KRI BSC)
Halaman : 1 2














