Menurut Palaklat, Lattek ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan kesiapan operasional satuan-satuan TNI AL dalam melaksanakan operasi pendaratan administrasi (Opsratmin) di wilayah Lampung guna mendukung operasi gabungan TNI.
“Sangat beruntung, para Taruna mendapat kesempatan untuk melihat dan terlibat langsung sebagai pelaku dalam latihan ini, sehingga dapat dijadikan bekal berharga untuk kedinasan nantinya,” terangnya.
Disamping itu 15 Taruna lainnya dilibatkan dalam unsur-unsur yang tergabung dalam Operasi Perisai Sakti Ambalat yaitu sejumlah 12 Taruna ditempatkan di KRI Fatahillah – 361 dan 3 Taruna berada di KRI Singa – 651.
Lattek Jalayudha yang berlangsung selama 30 hari ini lanjutnya, diharapkan dapat memberikan pengalaman kepada para Taruna untuk mengetahui lebih dalam mengenai daerah operasi laut dan berbagai permasalahannya serta memberikan gambaran nyata komitmen TNI AL dalam menegakkan kedaulatan terutama di wilayah perbatasan.
Kabagpen AAL,
Letkol Laut (KH) Rohman Arif, S.Sos.
Halaman : 1 2













