Menurut Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) KJK 2020, Letkol Laut (P) Aris Dianto, M. Han, selama tiga hari sandar di kota Sabang telah meninggalkan kesan mendalam dan membanggakan baik bagi 85 Taruna-Taruni AAL maupun bagi masyarakat Sabang.
“Keramahan dalam penyambutan, makan khas, budaya dan alam yang indah di pulau terujung barat Indonesia ini akan membuat kangen dan menjadi catatan perjalanan berkesan untuk diceritakan dan diulang untuk datang kembali ke wilayah ini,” terangnya.
Sebelum melanjutkan pelayaran lanjutnya, Taruna dan personel KRI Bima Suci terlebih dulu menjalani rapid test dan melaksanakan gelar apel kelengkapan di dermaga, sebagai protab yang wajib dilaksanakan Satlat maupun ABK KRI sebelum melaksanakan pelayaran.
Usai melaksanakan rapid test dan apel kelengkapan, Palaksa KRI Bima Suci Mayor Laut (P) Sugeng melaporkan kesiapan kepada Komandan KRI bahwa kapal siap berlayar dan bertempur dengan membunyikan alarm-alarm dan gaug yang dilanjutkan dengan laporan Komandan KRI Bima Suci dan Palaklat Satlat KJK 2020 kepada Komandan Lanal Sabang. Setelah itu dilakukan Peran Muka Belakang dan Peran Parade Roll KRI siap menuju Belawan.
Kabagpen AAL,
Letkol Laut (KH) Rohman Arif, S.Sos.
Halaman : 1 2












