Dalam hal ini, maka Amat Tong Menilai, penangkapan Sopirnya itu, penuh dengan kejanggalan alias seperti ada (Saboh Tase), Amat tong juga bercerita, selamat ini Pihak Oknum TNI itu, juga sering Menghampiri dirinya, kadang-kadang di Telpon untuk Memita Setoran Rp. 100 Ribu Persekali jalan, yang di setor seminggu sekali lawat Rekening Oknum TNI itu, agar memuluskan perjalanan angkut mengangkut BBM dari SPBU yang ada di Kawasan Beureunun menuju Geumpang.
Mungkin, tambah Amat Tong, dirinya Baru-baru ini ada benturan dengan oknum TNI itu, Amat Tong menolak memberikan setorannya lagi untuk Oknum TNI tersebut, dan oknum TNI itu pernah mengancam Amat Tong, untuk mempersempit kebebasan Amat tong dalam membeli dan membawa BBM dari Beureunun-menuju Geumpang.
Dan Dua Hari yang lalu sopir saya sedang mengangkut BBM Non Subsidi di tangkap oleh pihak TNI di Kawasan Keumala Jalan Beureunun- Geumpang, F sebagai sopir saya untuk mengangkut BBM dari Beureunun menuju Geumpang menggunakan mobil pikap. Namun sampai saat ini sudah dua hari dua malam belum ada kabar” saya dengar di tangkap Oleh pihak TNI di Beureunun.
Saat ini, barang bukti (BB) yang di tahan satu mobil pikap bersama 13 drum BBM dititipkan di Kejari Pidie, sedangkan F Sopir saya belum ada kabar berita di mana beliau di Titipkan.
Amat Tong juga Berharap dan Mohon kepada Pihak Polisi Militer Kodam Iskandar Muda (Pomdan IM) yang mempunyai tugas pokok membina Dan menyelenggarakan fungsi Kepolisian Militer Di lingkungan Kodam Iskandar Muda,baik Dalam penegakan Hukum,disiplin Dan Tata tertib Militer,hingga penyelidikan Kriminal diwilayah Hukum Militer Kodam Iskandar Muda, Untuk menidak tegas Oknum TNI yang manjadi Premanisme dan merasa dirinya seperti Kebal Hukum di Wilayah Kodim 0102 Pidie.
“Karena selama ini kurang apa kebaikan saya pada mereka, apa saja yang mereka minta, jika saya memilikinya, pasti saya akan berikan, dan saya tidak bisa menerima, saya didiskriminasi dan intimidasikan dan tidak mau di jadikan ATM, di saat saya melawan, berontak semuanya kebaikan saya mereka di lupakan dan Sopir saya ditangkap.”Tutupnya. ( Devi/Endo/Imron)
Halaman : 1 2












