“Saya sudah melihat kekurangan apa saja dan hari ini kami melakukan koordinasi dengan bidang-bidang terkait PB PON. Seluruh kebutuhan venue Panahan yang akan digunakan saat pertandingan sudah dalam posisi siap, keterlambatan karena peralatan baru tiba beberapa hari lalu, sehingga hari ini kami kebut agar saatnya nanti bisa dipergunakan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan,” kata Hengki Ketika ditemui saat test event di venue Panahan PON XX.
Lebih lanjut, Hengki menjelaskan hari ini dilakukan test event dengan melibatkan semua perangkat dan petugas pertandingan sehingga para petugas dapat mengikuti flow dari tata cara pertandingan, Soal jadwal uji coba lapangan (official practise) akan dilaksanakan sehari menjelang pertandingan, tanggal 28 September 2021.
Nantinya semua tim akan diberikan waktu selama satu hari dari pukil 09.00 – 15.30 wit, saya berharap semua hadir dan silahkan melakukan tes lapangan baik venue pertandinag maupun venue latihan di di depan, tegas Hengki yang juga duduk sebagai Dewan Hakim PON XX Papua.
Sekadar informasi, pada PON XX Papua Cabor Panahan akan diikuti oleh 160 atlit yang akan mewakili 20 provinsi. Pada PON XX Papua Cabor Panahan akan mempertandingan 3 divisi, recurve, compound dan nasional.
Pada sabtu kemarin tampak tim panahan Jawa Barat, Kalimantan Barat dan tuan rumah Papua sudah mulai melakukan latihan di lapangan latihan yang berada di depan venue panahan Kampung Harapan, Sentani. Tampak tim pemanah tuan rumah, disusul Jawa Barat pada siang hari, Para pemanah yang sudah hadir leih awal di Bumi Cendrawasih mulai beradaptasi dengan konsisi lapangan dan teriknya matahari yang sangat menyengat. Setelah melakukan latihan, Tim Panahan Kalimantan Barat menyempatkan berdiskusi dengan Ketua Panitia Panahan, Hengki F.Sawaki, mereka mengapresiasi venue dan persiapan Panitia dalam mempersiapkan pesta olahraga empat tahunan yang untuk pertama kalinya digelar di masa pandemic di ujung timur NKRI. (R)
Halaman : 1 2












