Fachri kepala Desa Wadas Kecamatan Bener, Kabupten Purworejo
PURWOREJO,liputan86.com- Beredar Video tentang warga Wadas yang diupload sebuah media massa di Semarang, berisi tentang keluhan warga Wadas, Purworejo, yang diteror oleh kelompok tertentu di desa itu.
Teror tersebut diduga terkait dengan pembangunan waduk Bener, teror ini dinilai keterlaluan sehingga membuat warga tak nyaman hingga pindah tempat tinggal.
Seperti yang dialami Susanto, warga Wadas. Melalui Nurhayati, putrinya, Susanto terpaksa pindah rumah dari Randu Parang setelah lobang kuncinya di lem sehingga tak bisa masuk rumah.
“Ayah saya takut, terus saya ajak untuk tinggal dirumah saya di Desa Kali Urip,” ungkap Nurhayati.
Berbeda dengan Sabar, ia menerima teror sepeda motor barunya dimasuki garam dan pasir sehingga rusak parah.
“Kejadiannya setelah pulang dari menghadiri sidang PTUN Semarang. Saat itu saya menjadi saksi,” jelasnya.
Terkait teror yang dialami warganya itu, Fachri selaku Kades Wadas membenarkan bila banyak warga yang pro pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Waduk Bener menerima teror dari oknum tertentu. Hal itu sudah terjadi kurang lebih setahun.
“Teror mulai pengancaman dengan senjata tajam, pengucilan sosial hingga pengrusakan fisik. Saya sendiri pun juga diteror,” tegasnya.
Padahal, menurut Fachri, mayoritas warga Wadas sudah setuju dan siap melepaskan lahan untuk pembangunan waduk.
Halaman : 1 2 Selanjutnya












